Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Moyes Enggan Pergi Meski Dibenci Fan Sunderland, Ini Alasannya

Sabtu 20 May 2017 14:01 WIB

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Israr Itah

Pelatih Sunderland David Moyes.

Pelatih Sunderland David Moyes.

Foto: REUTERS/Russell Cheyne

REPUBLIKA.CO.ID, SUNDERLAND -- David Moyes jadi sorotan musim ini karena tak mau mengajukan pengunduran diri meski membuat Sunderland terdegradasi dari Liga Primer Inggris. Padahal, dalam beberapa pekan terakhir the Black Cats bertarung di markas sendiri, suporter Sunderland yang memenuhi Stadium of Lights selalu meneriakkan pesan agar Moyes pergi.

Puncaknya saat Sunderland yang sudah pasti degradasi pada bulan April melakoni laga kandang terakhir musim ini melawan Swansea akhir pekan lalu. Bukannya memberikan kemenangan, Sunderland malah kalah 0-2 dari tamunya.

Suporter pun meneriaki Moyes tapi pelatih asal Skotlandia ini dengan santai meninggalkan lapangan. Padahal ada sebuah tradisi di Stadium of Light yang sudah bertahan ratusan tahun. Yakni, jika laga selesai, tim dan pelatih harus ke tengah lapangan memberikan ucapan terima kasih kepada fan yang sudah hadir.

Tak pelak, Moyes pun kian dibenci oleh suporter Sunderland. Namun Moyes menegaskan, ia akan tetap di Sunderland musim depan. "Saya bisa pergi kemana pun tapi saya ingin di sini untuk kembali mendapatkan hati para suporter," kata Moyes dikutip dari Metro, Sabtu (20/5).

Eks pelatih Everton ini malah menunjuk kasus di tempat lain yang menurutnya mengalami hal serupa dengannya. Moyes mengatakan, pelatih Arsenal Arsene Wenger pun mendapat banyak cibiran. Tapi kemudian kini mulai dicintai lagi karena Arsenal melangkah ke final Piala FA dan berpeluang meraih tiket Liga Champions.

Menurut Moyes, itulah yang akan ia lakukan. "Memenangkan laga akan langsung mengubah suasana, saya akan melakukannya di Divisi Championship nanti," kata Moyes berjanji.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA