Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Madura United Perpanjang Rekor tak Pernah Kalah

Kamis 08 Jun 2017 00:01 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Bilal Ramadhan

Suporter Madura United.

Suporter Madura United.

Foto: ANTARA/Saiful Bahri

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKALAN -- Madura United memperpanjang catatan tak terkalahkan dalam delapan laga terakhir Liga 1 2017. Menjamu Persipura Jayapura, di pekan ke-10 kompetisi sepak bola nasional, Laskar Sape Kerrap kembali meraih tiga angka.

Laga kedua kesebelasan di stadion Gelora Bangkalan, Madura, berakhir dengan skor 2-0. Saat pertandingan, kedua kesebelasan memang menampilkan permainan yang sengit. Tampil di kandang sendiri, tentu menjadi modal penting bagi tuan rumah, memenangkan pertandingan.

Tapi lebih dari itu. Madura, memang tampil gemilang di laga kali ini. Mengawali laga dengan tenang sembari sesekali menjajal lini pertahanan tim tamu. Pada menit ke-8, gelandang serang tuan rumah, Peter Osaze Odemwinge, mencoba menjadi pemain pertama yang menguji penjaga gawang Yoo Jae-hoon. Sayang, peluang pertama milik tim asuhan Gomes de Olivera tersebut gagal.

Sementara para pemai asuhan pelatih Lestiadi, juga bermain dengan sabar dan disiplin. Boas Solossa dan kawan-kawan, pada awal pertandingan, hanya bertahan dan masih enggan melakukan serangan. Usaha kedua kesebelasan membuat gol, gagal sampai menit pertandingan memasuki menit belasan.

Pada menit ke-15, intensitas permainan kedua tim mulai meninggi. Persipura, mulai mencoba melakukan serangan-serangan dari sayap kanan dan kiri. Madura, berbalik arah memperkuat pertahanan. Efektif, pertahanan tuan rumah. Para pemain dari Tanah Cenderawasih, tak mampu menembus lini pertahanan.

Sampai menit ke-20-an, papan skor masih tanpa gol. Menuju menit ke-30-an, pertandingan semakin sengit. Dua kali kartu kuning, keluar dari kantong wasit untuk para pemain Persipura. Pada menit ke-36, pelatih Lestiadi mulai mengubah pemain. Pemain bertahan Dominggus Fakdawer, digantikan gelandang Muhammad Tahir.

Tapi, pergantian tersebut malah membuat Persipura kebobolan. Madura, berhasil membuka keunggulan lewat gol penyerang Greg Nwokolo pada menit ke-38. Upaya Persipura mengejar ketertinggalan, kerap gagal sampai menit ke-45. Babak pertama usai, skor tetap 1-0.

Pada awal babak kedua,kedua kesebelasan mencari komposisi pemain baru. Pelatih Gomes, manarik sejumlah pemain depannya. Gelandang sayap, Fandi Utomo digantikan pemain gelandang bertahan Guntur Ariyadi. Gelandang serang Saldi, juga ikut digantikan oleh pemain gelandang bertahan Bayu Gatra.

Pelatih Lestiadi, melakukan sebaliknya. Pemain sayap Elisa Yahya Basna, digantikan pemain menyerang Addison Alves de Oliveira. Perubahan pemain di kubu Persipura, membuat tim tersebut semakin tampil menekan. Pada menit ke-49, sepakan bebas dari Boaz Solossa, sempat mengancam gawang tuan rumah yang dijaga Hery Prasetyo. Tapi, sepakan tersebut, berhasil diantisipasi.

Nasib buruk bagi Persipura. Ketika usaha memburu gol penyeimbang, pada menit ke-60 terpaksa kehilang satu pemain. Wasit mengganjar kartu kuning kedua untuk Boaz Solossa. Itu artinya, Boaz Solossa terpaksa diusir keluar lapangan. Persipura terpaksa bermain dengan 10 orang dengan keadaan tertinggal satu gol.

Hilangnya Boaz, membuat permainan Persipura menurun. Sebaliknya, kemudahan bagi Madura menambah jumlah gol. Dan itu terjadi pada menit ke-63. Usaha Bayu Gatra menerobos benteng Persipura, dihentikan kasar oleh pemain tamu di areal terlarang. Wasit tak ragu meniup peluit dan menunjuk titik putih.

Odemwingie menjadi eksekutor sepakan 12 pas tersebut. Tanpa grogi, mantan striker Stoke City tersebut, melepaskan sepakan dan gol. Skor menjadi 2-0. Gol milik pemain dengan banderol Rp 3 miliar tersebut kali ini, menjadi gol yang keenam baginya selama berkompetisi di Liga Indonesia.

Tertinggal dua gol, semakin membuat Persipura kelabakan. Permainan ngotot semakin ditonjolkan para penggawa tamu. Sementara Madura, yang sudah unggul bermain santai dengan sesekali melakukan ancaman ke gawang lawan. Tapi, kedua kesebalasan, sama-sama tak bisa kembali mengubah papan skor. Sampai pertandingan memasuki menit ke-80-an, skor masih 2-0.

Menjelang pertandingan usai, Persipura semakin terpuruk. Wasit kembali mengusir satu pemain, Guntur Ariyadi pada menit ke-90. Wasit memberi tambahan waktu dua menit. Tentu itu tak cukup bagi Persipura membalas jumlah gol. Sampai peluit tanda pertandingan usai, skor kemenangan 2-0 milik tuan rumah.

Kemenangan Madura kali ini, membuat kesebelasn dari Pulau Garam tersebut, terdongkrak ke posisi kedua klasemen sementara. Kini Madura punya 19 angka dan cuma terpaut satu angka dari pamuncak klasemen PSM Makassar.

Kemenangan kali ini, sekaligus menandai rekor delapan laga tanpa kekalahan, sejak pekan ke-2 Liga 1. Sementara Persipura, tertahan di peringkat ke-5, dengan 16 angka di papan hasil rangkaian pertandingan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA