Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Ini Harapan Pelatih Masa Kecil Rifad Jelang Lawan Vietnam

Senin 11 Sep 2017 12:57 WIB

Red: Israr Itah

Sani Tawainella, pelatih Rifad Marasabessy di Tulehu, Maluku.

Sani Tawainella, pelatih Rifad Marasabessy di Tulehu, Maluku.

Foto: REPUBLIKA/Israr Itah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sani Tawainella tak melupakan anak-anak dididiknya jebolan Akademi Sepak Bola Tulehu Putra dan PPLP Maluku. Pria yang mendapatkan piagam dari Kementerian Pemuda dan Olahraga pada perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2017 di Magelang, pekan lalu, bersyukur bisa melahirkan talenta-talenta sepak bola berbakat dari Tulehu.

Salah satu anak didik Sani yang saat ini tengah berjuang membela Indonesia adalah Rifad Marasabessy. Dalam perbincangan dengan Republika.co.id pekan lalu, Sani mengaku mengikuti perjuangan Rifad di Myanmar lewat lacar kaca.

"Saya doakan dia sukses bersama timnas, sebab dia punya kualitas. Dia harus lebih percaya diri lagi, lebih tenang," kata Sani penuh semangat. 

Rifad membela timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF 2018. Dia selalu menjadi pilihan utama pelatih Indra Sjafri dan diprediksi akan kembali tampil sebagai starter dalam laga krusial melawan Vietnam pada Senin (11/9) ini.

Pemain Madura United ini beroperasi di sisi kanan. Ia kerap menyisir sisi kiri pertahanan lawan dan mengirimkan umpan-umpan silang ke rekan-rekannya yang telah menanti di kotak penalti. Sesekali, dengan kemampuan giringan bolanya, Rifad langsung menusuk ke kotak 16. Ada kalanya ia melepaskan tendangan spekulasi jarak jauh langsung ke gawang.

Sani mengigat salah satu aksi Rifad. Dalam salah satu pertandingan, Rifad bebas tak terjaga. Ia pun melepaskan tendangan jarak jauh, tapi gagal menemui sasaran.

"Dia tendang meleset, dia harus lebih konsentrasi. Dia harus disiplin lagi dan meningkatkan endurance-nya. Rifad itu luar biasa," ujar Sani.

Rifad merupakan generasi terbaru Tulehu yang mentas di sepak bola nasional. Sebelumnya sudah ada nama Alvin Tuassalamony, Rizky Pellu, dan Hendra Adi Bayaow. Sani mengatakan masih banyak bibit-bibit muda asuhannya yang sebentar lagi akan muncul meneruskan jejak para seniornya.

 

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA