Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Timnas U-19 Takluk 0-3 dari Vietnam

Senin 11 Sep 2017 17:31 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah

Skuat timnas Indonesia U-19 yang berlaga di Piala AFF U-18 2017.

Skuat timnas Indonesia U-19 yang berlaga di Piala AFF U-18 2017.

Foto: Twitter/@pssi_fai

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON — Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan pada laga ketiga Grup B Piala AFF U-18. Timnas U-19 takluk 0-3 dari Vietnam di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Senin (11/9). Kelengahan pada menit-menit akhir babak pertama dan kedua membuat gawang Indonesia tiga kali kebobolan.

Hasil ini membuat Indonesia menempati posisi kedua Grup B dengan nilai enam. Vietnam memuncaki klasemen dengan nilai sembilan. Walau kalah, peluang Indonesia lolos ke semifinal tetap terbuka. Sebab, Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam pada laga terakhir. Di atas kertas, timnas U-19 bisa mengatasi Brunei. Sementara Vietnam harus meladeni tuan rumah Myanmar yang dikalahkan Indonesia 2-1 pada laga pertama.

Pelatih Indra Sjafri masih mengandalkan formasi 4-1-3-1-1. Hanis Saghara Putra diandalkan sebagai striker tunggal di lini depan. Egy Maulana Vikry yang biasanya Indra pasang sebagai gelandang tengah, kali ini diposisikan sebagai sayap kanan.

Sementara pelatih Hoang Anh Tuan, menerapkan permainan 3-5-2. Duet striker Le Xaun Tu, dan Le Van Nam, dia pasang sebagai penyerang di lini depan.

Jalannya laga

Indonesia langsung menyerang pada lima menit pertama pertandingan. Ada dua peluang penggawa Garuda Muda membuka keunggulan. Pada menit kelima, bola dari tendangan sudut tepat mengarah ke kaki pemain belakang Nurhidayat Haji Haris yang ikut membantu serangan. Tetapi sayang, sepakan pemain bernomor punggung 5 itu tak beraturan dan membuat bola keluar lapangan.

Sampai menit kesepuluh, serangan dari sayap kanan dan tengah penggawa Merah Putih, tak menghasilkan apapun. Para pemain the Golden Stars pun belum mampu memberikan ancaman. Skor masih 0-0.

Sampai pertandingan sudah setengah jam, gol pembuka belum juga tercipta. Para pemain tengah Indonesia mencoba alternatif sepakan keras dari luar kotak 16 ke gawang. Tetapi, barisan pertahanan Vietnam bermain disiplin dan rapi meminimalisasi bahaya. 

Wasit Srinton Sassadee dari Thailand, memberikan hukuman. Peluang terbaik pertama milik Vietnam. Sepakan yang dilakukan gelandang Le Van Xuan, keras mengarah ke gawang. Kiper Muhammad Riyandi, melakukan penyelamatan pertamanya, dengan menepis bola ke luar lapangan.

Sepak pojok, milik Vietnam. Tetapi, upaya membuka keran gol pun gagal. Bola berhasil ditangkap kiper Garuda. Pada menit ke-37, nasib tak baik di kubu Indonesia. Kiper Muhammad Riyandi, terpaksa ditarik keluar lantaran mengalami kesakitan di kakinya usai sukses menendang bola. 

Indra pun terpaksa memainkan kiper cadangan, Muchamad Aqil Savik. Pergantian pemain pertama penggawa Indonesia. Skor pun masih tanpa gol, sampai lima menit sebelum turun minum. 

Pada menit ke-40, petaka bagi gawang Indonesia. Tendangan sudut Vietnam berhasil membuat gol. Bola yang mengarah ke depan gawang, menjadikan kemelut. Ada Le Van Nam, yang tanpa kawalan dan melepaskan sepakan keras ke gawang. Muchamad Aqil, tak mampu mengantisipasi. Skor menjadi 0-1.

Usaha para pemain Indonesia membalas tak berhasil. Alih-alih membuat angka di papan skor menjadi imbang, gawang Indonesia kembali kebobolan pada menit ke-44. Sebuah umpan lambung terukur dari Phan Van Luan dituntaskan oleh tandukan Le Van Nam yang menunggu di depan gawang. 

Muchamad Aqil kembali gagal mengantisipasi. Skor menjadi 0-2. Tambahan waktu lima menit dari wasit tak mampu membuat Indonesia mengejar skor tertinggal. 

Babak Kedua

Pelatih Indra, baru mulai merotasi pemainnya, pada menit ke-55. Striker Hanis Saghara Putra yang kurang tajam di lini depan, ditarik keluar. Posisinya digantikan gelandang Witan Sulaeman. 

Pelatih Anh Tuan, baru merespon pergantian pemain tersebut, pada menit ke-65. Penyerang Le Van Nam, ditarik keluar. Posisinya digantikan Le Minh Binh, yang juga pemain striker. Pergantian pemain, kembali dilakukan Vietnam pada menit ke-72. Kali ini, pemain gelandang Tran Van Cong, digantikan posisinya oleh pemain bertahan.

Pergantian terakhir di kubu Indonesia, terjadi pada menit ke-74. Indra memainkan gelandang bertahan Samuel Cristianson menggantikan bek Firza Andika. Sejumlah pergantian ini, membuat intensitas serangan Indonesia ke gawang Vietnam semakin gencar.

Kerja sama Samuel dan Witan, berhasil membuat repot lini pertahanan Vietnam. Pada menit ke-77, aksi Samuel berhasil mengantarkan bola ke depan gawang lawan. Ada Witan yang dituju dan berhasil lolos dari jebakan offside

Tetapi, upaya Witan membalas gol gagal. Sepakannya terlalu pelan dan bola berhasil diamankan kiper Ye Li Ni E. Kerja sama dua pemain Garuda itu, kembali terjadi pada menit ke-78. Lagi, Samuel memberikan umpan matang kepada Witan depan gawang. Namun, sekali lagi Witan gagal menjebol gawang karena tandukannya terlalu lemah.

Justru gawang Indonesia kembali kebobolan pada menit ke-86 lewat tandukan Bui Hoang Viet Anh dari sepak pojok. Ini menjadi gol terakhir pada laga tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA