Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Pemain Timnas U-19 Banyak Diincar Klub, Ini Tanggapan Indra

Kamis 26 Oct 2017 18:02 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Endro Yuwanto

Indra Sjafri

Indra Sjafri

Foto: Republika/Agung Supriyanto;

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Timnas U-19 Indonesia tahun ini memang belum mencatatkan prestasi berupa trofi juara. Namun sejumlah anak asuh pelatih Indra Sjafri laku keras karena berhasil memeragakan skill yang menarik minat klub-klub besar Indonesia.

Salah satu yang menjadi rebutan adalah pemain sayap kanan Egy Maulana Vikri. Pemain 17 tahun asal Diklat Ragunan itu diidamkan oleh Arema FC, Persib Bandung, Semen Padang, dan lain-lain. Selain Egy ada juga andalan yang lain dari tim Indra Sjafri yang didekati oleh klub-klub profesional.

"Tanggapan saya, harusnya yang membuat pemain itu klub. Bukan tim nasional," kata Indra di Football Plus Arena, Lembang, Jawa Barat, Kamis (26/10).

Indra bukan bermaksud mengecilkan peran dari klub untuk memasok pemain ke tim berjuluk Garuda Nusantara itu. Karena ada juga beberapa pemain timnas U-19 yang sudah lama memiliki klub.

Namun Indra mengakui pemainnya saat ini didominasi oleh pemain asal sekolah sepak bola (SSB), diklat sepak bola, dan beberapa pusat pendidikan dan pelatihan pelajar (PPLP) di berbagai kota di Indonesia.

Untuk menyiapkan tim selama 2017 ini, bekas pelatih Bali United itu mengakui ia sangat banyak terbantu oleh pelatih-pelatih diklat, SSB, dan PPLP.

Karena para pelatih tim junior inilah, kata Indra, yang menemukan bakat-bakat hebat untuk membela nama baik bangsa di ajang internasional. Pelatih tim junior ini juga, kata pelatih asal Sumatera Barat itu, yang memberikan referensi dan rekomendasi kepada jajaran pelatih timnas.

"Yang perlu diucapkan terima kasih adalah pelatih-pelatih SSB, PPLP. Kalau perlu bikin headline besar-besar Indra Sjafri terima kasih pada pelatih SSB karena mereka yang jadi orang pertama melatih pemain yang akan membela timnas ini," ujar Indra.

Sejak PSSI pulih pasca-sanksi FIFA memang induk cabang olah raga sepak bola Indonesia itu sudah mulai menggalakkan kompetisi usia muda tahun ini. Seperti Piala Soeratin, Liga 1 U-19, dan beberapa kejuaraan tingkat usia dari level nasional sampai provinsi. "Memang harusnya begitu. Kami mendapat pemain dari hasil kompetisi PSSI," jelas Indra.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA