Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Selangor FA: Evan Dimas dan Ilham Udin akan Tiba di Malaysia

Kamis 04 Jan 2018 16:39 WIB

Rep: Bambang Noroyono / Red: Ratna Puspita

Evan Dimas (kiri)

Evan Dimas (kiri)

Foto: ANTARA/Risky Andrianto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dua pemain timnas Garuda Indonesia, Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armayn, segera berseragam Selangor FA. Dua mantan pemain Bhayangkara FC itu akan terbang ke liga jiran bergabung bersama klub berjuluk Gergasi Merah tersebut, pada Jumat (5/1) besok.

“Evan dan Ilham dijadwalkan tiba di Malaysia besok (5/1),” tulis pernyataan di laman resmi Selangor FA, Kamis (4/1). Selain memastikan dua pemain tersebut tiba di Malaysia, satu Selangor FA juga menyatakan tibanya mantan pemain Persija Jakarta, William Pachecho pada Ahad (7/1).

Kepastian Evan dan Ilham hijrah ke Liga Malaysia setelah Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) memberikan restu. Izin dari Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi tersebut keluar setelah Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bersama Selangor FA berjanji tak akan melarang dua pemain tersebut pulang ke Indonesia untuk berlatih dan bertanding bersama skuat Garuda.

Edy dan perwakilan dari Malaysia, Deputi Presiden FAM yang juga Presiden Selangor FA Sri Subahan Kamal pada Rabu (3/10) bertemu di Makostrad, Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan tanpa konfrensi pers. Pertermuan tersebut sengaja digelar membahas nasib karier profesional Evan dan Ilham.

Sejak awal Desember lalu, sebetulnya dua pemain tersebut sudah resmi ikat kontrak dengan Selangor. Bahkan sudah harus dijadwalkan berlatih pada 22 Desember lalu. Tetapi PSSI tak mengizinkan. Edy tegas mengatakan tak memberikan restu dua pemain itu hengkang ke liga jiran. Edy meminta kontrak dua pemain tersebut dibatalkan dan berharap Evan dan Ilham tetap berada di Liga Indonesia.

 Ilham Udin Armaiyn (kanan) pada pertandingan Gojek Traveloka Liga 1 musim 2017. (ANTARA/Risky Andrianto)

Edy beralasan, dua pemain tersebut merupakan bagian dari penggawa utama timnas Garuda. Dua pemain tersebut proyeksi tim kepelatihan Luis Milla Aspas untuk Asian Games 2018. Menurut Edy, dengan keduanya bermain di Liga Malaysia, tak ada jaminan klub mengizinkan Evan dan Ilham pulang mengikuti program latihan menjelang Asian Games 2018.

PSSI memasang target semifinal dalam pesta olahraga terbesar di Asia yang digelar Agustus mendatang. Sebab itu, Evan dan Ilham harus tetap berada di Indonesia agar program dan latihan bersama timnas tak terkendala. Edy belajar dari pengalaman Andik Vermansyah yang tak diizinkan Selangor FA pulang saat Piala AFF 2016.

Penolakan Edy tersebut membuat Evan dan Ilham sampai hari ini tetap berada di Indonesia. Keduanya tak bisa bergabung bersama Selangor FA, selama PSSI tak mengizinkan. Kunjungan FAM dan Selangor ke Makostrad, pada Rabu (3/1), menyepakati agar Evan dan Ilham diberikan kebebasan untuk meninggalkan klub ketika dibutuhkan berlatih dan bertanding bersama timnas Garuda.

Subahan dalam pernyataannya pun menyanggupi keinginan Edy tersebut. Ia mengatakan, FAM dan Selangor FA akan tunduk dan konsisten dengan komitmen bersama PSSI untuk menyesuaikan jadwal latihan dan tanding Evan dan Ilham selama di klub, dengan program jangka panjang dan laga timnas Garuda.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA