Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Matic: MU Vs Liverpool Pertandingan Terbesar di Liga Primer

Sabtu 10 Mar 2018 08:25 WIB

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Reiny Dwinanda

Selebrasi Nemanja Matic seusai mencetak gol untuk Manchester United.

Selebrasi Nemanja Matic seusai mencetak gol untuk Manchester United.

Foto: AP Photo/Tim Ireland
Matic berpendapat MU dan Liverpool merupakan dua tim terbaik di Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bek Manchester United Nemanja Matic mengatakan laga antara Manchester United melawan Liverpool menjadi pertandingan terbesar di Liga Primer. United akan menjamu Liverpool di Old Trafford dalam lanjutan Liga Primer ke-30 pada Sabtu (10/3) pukul 19:30 WIB.

"Manchester City dan United menjadi pertandingan terbesar pada momen ini, tapi saya masih percaya Liverpool-Manchester United adalah pertendingan terbesar di Liga Primer," kata Matic, seperti di lansir dari BBC, Sabtu (10/3).

Matic mengatakan berapa gelar yang sudah diraih oleh Liverpool dan United membuat kedua tim ini sangat dihormati di Liga Primer. Pemain asal Serbia ini mengungkapkan beberapa tahun terakhir ini perkembangan Manchester City memang membuat Liga Primer semakin menarik. Ia berpendapat Liverpool dan Manchester United merupakan dua tim terbaik di Inggris.

Matic membela gaya permainan yang diterapkan oleh pelatih Jose Mourinho di United yang cederung defensif. Menurut Matic, untuk bisa memenangkan pertandingan terkadang tim harus memakai cara yang tidak begitu menarik ditonton.

Infografis: Duel Posisi Runner Up

"Saya pikir United harus bermain dengan cara yang mereka inginkan. Cara United sekarang? Mourinho harus bermain dengan cara yang ia inginkan. Tidak apa-apa asalkan hasil bagus terus terjadi. Pada akhirnya, yang dinilai adalah hasilnya," kata Matic.

Banyak pengamat yang menilai saat ini United membuang prinsip keindahan dalam sepak bola. Matic mengakui pentingnya prinsip tersebut selama bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

Menurutnya pemain Manchester United mereprensentasikan banyak hal. "Ada budaya di belakang Anda, sejarah, gaya bermain yang dimiliki klub besar. Anda harus sebisa mungkin memakai sistem yang sudah digunakan Manchester United, tapi Anda juga harus menggunakan sentuhan Anda sendiri," ujar Matic.

Dalam kesempatan yang sama Matic juga membela rekan setimnya, Paul Pogba. Performa Pogba pada musim ini menurun drastis. Ia baru mencetak tiga gol di Liga Primer pada musim ini. Pemain tim nasional Prancis tersebut pun dirumorkan sudah tidak lagi bahagia bermain di United.

"Bukan salah pemain jika klub membayar mereka dengan sangat banyak. Jika ada yang menawarkan kontrak besar apakah Anda mau menolaknya? Saya pikir lingkungan sangat penting, contohnya siapa yang membuat Anda menjadi lebih baik lagi," kata Matic.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA