Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Beto Bertekad Jebol Gawang Bali United

Kamis 05 Apr 2018 15:51 WIB

Red: Israr Itah

Alberto 'Beto' Goncalves

Alberto 'Beto' Goncalves

Foto: Republika/Yogi Ardhi
Beto merasa prima setelah sebelumnya sempat didera cedera dan demam.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Striker Sriwijaya FC Alberto Goncalves ingin membobol gawang Madura United di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (7/4). Beto, sapaan akrabnya, berani menargetkan gol lantaran merasa prima setelah sebelumnya sempat didera cedera dan demam.

"Sebenarnya, saat lawan Persib itu, saya baru saja sembuh dari sakit. Tapi, untuk benar-benar prima saya rasakan saat melawan Madura United," kata pesepak bola berusia 35 tahun ini.

Ia mengatakan, mampu mencetak gol dan membawa kemenangan bagi dirinya menjadi kesenangan sendiri. Namun, apabila pemain naturalisasi asal Brasil ini bisa mencetak gol tapi timnya tetap kalah, menurutnya akan hambar.

"Saat lawan Persib, memang tidak bisa cetak gol karena memang tidak ada satu peluang pun ke saya. Tapi saya senang, karena bisa memberikan umpan yang berbuah gol untuk (Esteban) Vizcarra dan (Manuchekhr) Dzalilov. Bagi saya itu sudah cukup, tapi secara pribadi saya tetap tidak puas karena tidak bisa cetak gol," kata dia.

Untuk itu, penyerang yang sudah tiga musim bersama Sriwijaya FC ini berambisi mencetak gol pada laga melawan Madura United. Ia memuji Madura United sebagai tim bagus.

"Mereka memiliki pemain berkualitas. Kami tidak boleh lengah, karena jika tidak mereka yang akan mengalahkan kami," kata Beto, yang belum lama ini menjadi WNI.

Sriwijaya FC melakoni laga kandang keduanya pada Liga 1 musim kompetisi 2018 dengan modal positif kemenangan atas Persib Bandung 3-1. Sebaliknya, Madura United sebelumnya dikalahkan PS Tira 0-1 sehingga diperkirakan pada laga menghadapi Sriwijaya FC menjadi kesempatan untuk bangkit.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan memastikan akan ada sedikit perubahan komposisi pemain pada laga tersebut dibandingkan saat menghadapi Persib Bandung yang memplot tiga penyerang, yakni Vizcarra, Beto, dan Manuchekhr Dzhalilov.

"Saya mendorong pemain agar bermain lepas, dan tidak tertekan. Itu saja, supaya cepat panas. Karena di beberapa pertandingan, selalu tertinggal gol lebih dahulu. Tapi dari sisi mental saya tidak meragukan karena tim kami selalu berhasil bangkit," kata RD, sapaan akrabnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA