Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Satria Muda Pertamina Juara IBL Pertalite 2017/2018

Ahad 22 Apr 2018 21:23 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Tim basket Satria Muda Pertamina merayakan kemenangan setelah berhasil mengalahkan Tim Pelita Jaya pada laga ketiga final IBL di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Ahad (22/4).

Tim basket Satria Muda Pertamina merayakan kemenangan setelah berhasil mengalahkan Tim Pelita Jaya pada laga ketiga final IBL di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Ahad (22/4).

Foto: Republika/Prayogi
SM Pertamina menjadi juara setelah menaklukkan Pelita Jaya (PJ) Basketball 69-64.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satria Muda (SM) Pertamina berhasil menjuarai kompetisi basket Indonesian Basketball League (IBL) 2017/2018. SM Pertamina menjadi juara setelah menaklukkan Pelita Jaya (PJ) Basketball 69-64 pada gim ketiga final di Lapangan Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta Selatan, Ahad (22/4).

Kemenangan ini membuat skor menjadi 2-1 untuk SM Pertamina. Tim asuhan Youbel Sondakh mengambil gim pertama dengan kemenangan 73-63. Namun PJ menyamakan skor 1-1 lewat kemenangan 94-78 pada gim kedua final berformat the best of three.

Pada laga penentu, SM Pertamina akhirnya keluar sebagai pemenang sekaligus revans atas kekalahan dari lawan yang sama pada final tahun lalu. 

Jamarr Andre Johnson yang direkrut Youbel untuk memperkuat SM Pertamina menuju play-off menunjukkan kapasitasnya. Pemain yang menggantikan Kevin Bridgewaters ini menjadi pemain terbaik final dengan torehan 23 angka.

Berbeda dengan dua gim final sebelumnya di mana kapten tim Arki Dikania Wisnu bermain dari bangku cadangan, pada partai hidup mati kali ini, Arki bermain dari awal bersama Hardianus Lakudu, Jamarr Andre Johnson, Christian Ronaldo Sitepu, dan Dior Lowhorn. Di kubu Pelita Jaya, pelatih Johannis Winar masih menurunkan formasi yang sama, yakni Wayne Bradford, Amin Prihantono, Xaverius Prawiro, Adhi Pratama, dan CJ Gilles.

Kuarter pertama SM Pertamina mampu mengambil alih permainan. Dior Lowhorn membuka angka pertama melalui tembakan bebas, dilanjutkan Jamarr. CJ Gilles memperkecil 2-3 melalui dua kali tembakan bebas. Namun setelah itu, SM Pertamina mampu mengendalikan permainan menyudahi kuarter satu 21-11.

Lowhorn pada kuarter satu mendominasi tidak hanya di bawah ring, namun juga melalui tembakan tiga angka. Delapan angka berhasil dibukukannya. Namun sayang, dia juga sudah melakukan dua kali foul pada kuarter awal ini. Hardianus juga tampil apik di kuarter ini dengan mencetak lima angka.

Lowhorn kembali membuka angka di kuarter dua. Bradford membalas dengan dua kali berhasil mencetak angka, PJ mendekat 16-23. Namun SM Pertamina masih dapat mengendalikan permainan di kuarter dua ini. Dengan tetap menjaga marjin keunggulan 10 angka. Akhir kuarter kedua ini masih untuk keunggulan SM Pertamina dengan skor 35-25.

Pada kuarter ini Jamarr mampu tampil baik, saat bertahan maupun menyerang. Enam angka dia ciptakan sehingga total pada dua kuarter meraih 10 angka. Namun sayang dua kali foul yang dilakukannya, membuat pemain naturalisasi ini mengoleksi tiga foul saat kuarter dua belum berakhir. 

Di kubu PJ belum ada yang mencetak angka double digit, hanya Bradford yang mencetak sembilan termasuk satu kali tembakan tiga angka. Ini merupakan satu-satunya tembakan tiga angka PJ yang berhasil dari enam kalo percobaan. Sebaliknya SM Pertamina berhasil memasukan tembakan tiga angka tigakali namun dari 18 kali percobaan.

SM Pertamina masih tetap unggul pada kuarter tiga. Bahkan mereka sempat memimpin hingga 15 angka. Walau akhirnya pada akhir kuarter tiga Arki dkk memimpin dengan skor 54-42. Pada kuarter ini motor serangan PJ Wayne Bradford terkena foul trouble.

Kuarter empat kedua tim sulit mencetak angka. Lowhorn membuka dengan tembakan tiga angka membuat SM Pertamina unggul jauh di awal kuarter ini 15 angka. Di saat aura juara sudah mulai mendekat SM Pertamina, namun PJ memberikan perlawanan. Sempat mendekat 60-64. Namun SM Pertamina akhirnya menang dengan skor 69-64. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA