Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Bek Liverpool Tebar Ancaman kepada Madrid

Jumat 04 Mei 2018 16:33 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Andri Saubani

Liverpool berhasil melangkah ke partai final Liga Champions musim 2017/2018, meski kalah 2-4 dari AS Roma di Stadion Olimpico, Rabu (3/5).

Liverpool berhasil melangkah ke partai final Liga Champions musim 2017/2018, meski kalah 2-4 dari AS Roma di Stadion Olimpico, Rabu (3/5).

Foto: AP/Andrew Medichini
Lovren menyatakan Madrid harus takut menghadapi Liverpool di final Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Bek Liverpool, Dejan Lovren memperingkatkan Real Madrid di final Liga Champions. Lovren mengatakan timnya tidak takut menghadapi juara bertahan tersebut. Sejak 1990 hanya Madrid yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions.

"Madrid cukup percaya diri tapi kami tidak mempedulikan itu, kami fokus dengan pekerjaan kami, mengapa kami harus takut pada mereka? Mereka harus takut pada kami," kata Lovren, seperti dilansir dari Express, Jumat (4/5).

Liverpool datang ke final Liga Champions dengan prestasi yang cukup membanggakan. Mereka berhasil menyingkirkan tim tangguh seperti Manchester City dan AS Roma. Tidak hanya di Liga Champions di Liga Primer pun Liverpool masih masuk dalam tiga besar.

Menurut Lovren, pencapaian Liverpool pada musim ini tidak terlepas dari kedatangan Juergen Klopp ke Anfield pada Oktober 2015 lalu. Menurut pemain asal Kroasia tersebut Klopp banyak melakukan perubahan di Liverpool.

"Ia mengubah banyak hal di klub ini," kata Lovren.

Lovren mengatakan, Klopp tidak hanya mengubah cara pemain bermain. Tapi juga berbagai hal di sekitar klub termasuk orang-orang di dalamnnya. Lovren menambahkan pelatih asal Jerman tersebut mengubah mentalitas the Reds.

"Sekarang semuanya jadi lebih positif, bahkan ketika terkadang kami tidak bermain bagus, ia selalu menemukan sesuatu yang baik dan tidak ada yang negatif, ia pantas lolos ke final Liga Champions," tambah Lovren.

Lovren menambahkan, bukan sesuatu ketidaksengajaan ketika Klopp berhasil meloloskan Borrusia Dortmund ke final Liga Champions pada tahun 2013 lalu. Ia menurutnya Klopp selalu berhasil memberikan kebanggaan kepada setiap klub yang ia latih.

"Semua orang merasakan itu, semua orang harus bangga kami memiliki pelatih seperti dia," kata Lovren.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA