Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Pedrosa Angkat Bicara Soal Kecelakaan Triple di GP Jerez

Selasa 08 Mei 2018 09:32 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Hazliansyah

Dani Pedrosa

Dani Pedrosa

Foto: EPA-EFE/FAZRY ISMAIL
Pedrosa tidak ingin menyalahkan siapa-siapa atas insiden tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, JEREZ -- Race Direction memanggil Dani Pedrosa, Andrea Dovizioso, dan Jorge Lorenzo setelah ketiganya terlibat insiden MotoGP Jerez, Ahad kemarin. Pedrosa melaju sangat kencang di belakang Ducati. Dia seharusnya berada di garis balap di mana seharusnya dia berada.

Sayangnya Lorenzo berada di sana dengan maksud memotong kembali Dovizioso. Tabrakan ketiganya tak terelakkan.

Pedrosa terlempar ke udara dan terjatuh keras di aspal. Setelah begitu banyak kontroversi, pembalap Repsol Honda itu pun angkat bicara.

Berikut petikan wawancara dengan Pedrosa, dilansir dari GP One, Selasa (8/5).

T: Bagaimana perasaan Anda setelah insiden di Jerez?
J: Jelas saya kecewa dengan hasilnya. Sampai hari ini, saya belum pernah terlibat kecelakaan triple seperti itu. Kami bertiga adalah protagonis dari sebuah balapan yang fantastis. Sayang sekali kami tak bisa menyelesaikannya.

Saya berjuang dengan akselerasi. Pada trek lurus, saya tak bisa mengejar Ducati. Itulah mengapa saya sangat tertinggal dan tak bisa menyalip mereka. Pada jalur terbuka seperti tikungan, saya jelas memiliki kecepatan lebih baik dari kedua mesin desmosedici.

Mereka di depan, saya mengikuti dan menunggu mereka berbuat kesalahan. Saat kesempatan itu datang, saya mengambil jalur masuk di garis yang benar, namun tiba-tiba saya menyadari saya terlempar ke udara setelah kontak dengan Lorenzo yang menyeberang ke lintasan saya.

Saya tak sempat melihatnya. Saya minta maaf untuk diri sendiri, untuk Jorge, dan terutama untuk Andrea. Pada akhirya tidak satupun dari kami yang salah.

T: Bagaimana keputusan Race Direction?
J: Race Direction mengatakan itu kecelakaan balap sederhana, tapi saya tidak setuju. Memang benar, pembalap yang terlibat adalah pembalap paling sopan di lintasan, tetapi saya pikir itu bukan insiden balap yang sederhana.

Saya ingin mereka memahami itu. Sebelum kembali ke garisnya, seorang pembalap perlu mengetahui siapa yang datang dari belakang.

Race Direction bertanya apakah saya ingin mengeluh tentang Lorenzo, tetapi saya tidak mau. Saya tak ingin mereka menghukumnya (Lorenzo). Saya hanya ingin Race Direction memahami dinamika sebenarnya dari insiden itu.

T: Apakah pergelangan tangan Anda yang baru dioperasi cedera lagi?
J: Tidak. Untungnya hanya helm saya yang terbanting ke aspal dan saya bisa melindungi tangan dan pergelangan tangan saya. Kami memeriksa semua secara medis setelah lomba untuk memastikan semua baik-baik saja.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA