Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Timnas Indonesia Sudah Punya Solusi Tambah Daya Gedor

Ahad 03 Jun 2018 08:45 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Endro Yuwanto

Gelandang timnas Indonesia U-23 Muhammad Hargianto (bawah) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Thailand U-23 Ratchanat Arunyapairot (kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (31/5) malam. Indonesia kalah 1-2 dari Thailand.

Gelandang timnas Indonesia U-23 Muhammad Hargianto (bawah) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Thailand U-23 Ratchanat Arunyapairot (kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (31/5) malam. Indonesia kalah 1-2 dari Thailand.

Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Milla sekarang punya kombinasi dua pemain U-23 dan senior yang tampak sepadan.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Timnas Indonesia kembali akan menghadapi Thailand U-23 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Ahad (3/6). Laga tersebut uji coba yang kedua.

Meski cuma tanding persahabatan, skuat Garuda harus mampu menang. Sebab pada laga sebelumnya di Stadion PTIK Jakarta, Kamis (31/5), tim Gajah Perang mampu mempermalukan tuan rumah dengan skor 2-1.

Pelatih timnas Indonesia Luis Milla Aspas sepertinya sudah memiliki jalan keluar untuk menambah daya gedor. Milla sekarang punya kombinasi dua pemain U-23 dan senior yang tampak sepadan di pertandingan sebelumnya. Yakni Septian David Maulana sebagai gelandang tengah dan pengatur serangan, bersama Beto Goncalves sebagai striker tunggal di lini depan.

Kerja sama kedua pemain Mitra Kukar dan Sriwijaya FC tersebut, dan dibantu peran dua pemain sayap yang cepat, Febri Hariyadi dan Riko Simanjutak, terlihat baik mengintimitasi pertahanan Thailand saat laga di PTIK kemarin. Satu gol Indonesia di laga tersebut milik David yang terjadi pada menit ke-49.

Beto punya andil sebagai pengumpan sebelum gol terjadi. Assist dari pemain usia 37 tahun itu menjadi catatan baik di pertandingan pertamanya bersama skuat Garuda setelah 13 tahun menanti status warga negara Indonesia.

Milla tak salah jika mempertimbangkan memasang Beto kembali sebagai pemecah kebuntuan lini depan Garuda pada uji tanding kedua kontra Thailand di Pakansari nanti. Meskipun ia harus tetap membagi waktu 90 menit bermain antara Beto dengan Lerby Eliandry, penyerang Borneo FC, yang saat ini menjadi satu-satunya striker lokal di timnas Indonesia.

Seusai laga kontra Thailand di edisi pertama sebelumnya, Milla menyampaikan, skuat bentukannya membutuhkan tiga pemain senior. Para penggawa senior itu yang akan ia kombinasikan dengan deretan pemain U-23 sebagai tim utama Indonesia di Asian Games 2018. Pada uji coba kali ini, Beto dan Lerby merupakan dua dari lima penggawa senior yang dipanggil Milla.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA