Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Paralayang Indonesia Dipoles Pelatih Inggris

Kamis 07 Jun 2018 23:25 WIB

Red: Israr Itah

Paralayang (ilustrasi).

Paralayang (ilustrasi).

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Langkah ini merupakan persiapan menuju Asian Games 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Paralayang Indonesia mendatangkan Bruce Goldsmith, juara dunia lintas alam asal Inggris, untuk melatih timnas paralayang di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Langkah ini merupakan persiapan menuju Asian Games 2018.

Kepala pelatih paralayang Indonesia, Gendon Subandono, mengatakan, Bruce telah melatih timnas sejak tanggal 1 Juni. "Sudah tujuh hari dia melatih, hari ini terakhir jadwal latihan timnas," kata Gendon di Puncak, Bogor, Kamis (7/6).

Ia menyebutkan kedatangan Bruce Goldsmith atas undangan khusus sebagai pelatih asing untuk membantu mengakses, menilai tempat, sekaligus memberikan pelajaran kepada timnas untuk bisa terbang terutama untuk lintas alam (cross country). Cross country atau lintas alam adalah salah satu nomor yang akan dipertandingkan pada cabang olahraga paralayang di Asian Games 2018.

"Bruce ini adalah juara dunia, desainer paraglider Inggris, dan seorang penulis," kata Gendon.

Selama tujuh hari dilatih oleh Bruce, menurut Gendon, banyak hal baru yang didapat oleh timnas dalam latihan. Ia ingin para atlet paralayang Indonesia punya pengalaman dan pengetahuan lebih dan bisa menguasai lintas alam.

"Bruce sangat pakar dan berpengalaman di bidang itu, karena pernah juara dunia. Dari hasil pelajarannya, kami dapat masukan banyak," katanya.

Menurut Gendon, untuk nomor ketepatan mendarat (accuracy) timnas sudah cukup percaya diri dengan pengembangan. Sedangkan untuk lintas alam masih belum, terutama terkait performa para pilot, meteorologi dan lainnya.

"Banyak ilmu yang didapat dari Bruce, seperti lepas landas, ada tips kecil disampaikannya, trick yang kita tak sangka ternyata bisa dipakai, dengan alat-alat lintas alam yang kita pakai, take off lebih mudah," katanya.

Begitu juga dengan meteorologi, Bruce memberikan tips yang dikuasainya terkait bagaimana pembentukan awan. Ia mengatakan, praktiknya lebih sederhana dan atlet jadi lebih paham lagi.

Sementara itu, Bruce mengakui ini pertama kalinya ia mengunjungi Jawa Barat. Sebelumnya ia hanya pernah ke Bali untuk berbulan madu bersama istrinya. Ia mengatakan kehadirannya saat ini untuk melatih tim paralayang Indonesia atas permintaan khusus pelatih nasional.

"Selain untuk melatih, kunjungan saya ke sini juga memberi manfaat bagi saya untuk coba terbang di Puncak," kata Bruce.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA