Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Boateng Tolak Pinangan MU Gabung ke Old Trafford

Rabu 08 Aug 2018 23:21 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Jerome Boateng

Jerome Boateng

Foto: AP/Matthias Schrader
Boateng telah menghubung Mourinho melalui telepon terkait penolakannya tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Manchester United harus gigit jari untuk mendapatkan amunisi tambahan di lini belakang musim ini. Sebab, Jerome Boateng yang jadi harapan terakhir pemain belakang yang diinginkan oleh Jose Mourinho menolak tawaran Iblis Merah.

Padahal, CEO Muenchen Karl-Heinz Rummenige sudah mengizinkan pemain berumur 29 tahun tersebut untuk pergi dengan nilai transfer 50 juta euro. Dikutip dari ESPN, Rabu (8/8), Boateng telah menghubung Mourinho melalui telepon terkait penolakannya tersebut.

Namun, kabar yang beredar atas penolakan tersebut karena pemain yang telah tujuh tahun di Muenchen tersebut tidak yakin dengan performa  MU di Liga Champions musim ini. Alasan lainnya, MU juga hanya bisa membayar 30 juta euro untuk Boateng. Para petinggi MU ragu dengan riwayat cedera Boateng.

Bukan hanya MU, Paris Saint-Germain (PSG) juga dikabarkan tengah getol mendapatkan Boateng untuk memperkuat barisan pertahanan mereka.

Penolakan Boateng ini membuat Mourinho tak punya banyak opsi. Sebab, Harry Maguire, yang juga menjadi targetnya gagal dibawa ke Old Traford karena Leicester City menolak untuk menjualnya. Sementara, Daley Blind telah hengkang ke PSV. Matteo Darmian dan Marcos Rojo berencana hengkang dari Old Trafford.

Di sisi lain, MU dilaporkan menolak proposal Barcelona untuk Paul Pogba sebesar 45 juta pound ditambah Yerry Mina dan Andre Gomes. MU tak hendak mempertimbangkan penawaran apa pun untuk pemain termahal mereka tersebut. MU hanya menginginkan kesepakatan untuk mendatangkan Yerry Mina tanpa perlu melibatkan Paul Pogba.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA