Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Presiden La Liga dianggap tak Hormati Federasi Bola Spanyol

Sabtu 08 Sep 2018 17:52 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

logo la liga

logo la liga

Foto: www.goolfm.net
RFEF menyatakan keberatan terkait penyelenggaraan salah satu laga Liga Spanyol di AS.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kontroversi seputar rencana memainkan sejumlah partai La Liga Spanyol di Amerika Serikat (AS) ternyata masih terus bergulir. Kali ini, giliran Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales yang menyoroti langkah sepihak otoritas penyelenggara Liga Spanyol, La Liga, terkait kerja sama dengan Relevent, perusahaan asal AS yang merupakan penyelenggara turnamen pra-musim, International Champions Cup.

Rubiales menyebut, La Liga tidak menghormati pihak-pihak lain yang juga memiliki kepentingan di Liga Spanyol, seperti RFEF dan Asosiasi Pesepakbola Spanyol (AFE). Ia mengungkapkan, semua kesepakatan yang dilakukan Presiden La Liga, Javier Tebas, dengan Relevent dilakukan secara sepihak, tanpa sepengetahuan RFEF dan AFE.

''Saya mencoba untuk menghormati semua pihak, tidak seperti La Liga, yang tidak menghormati RFEF. Dia (Tebas) berbicara kepada semua orang, kecuali kepada pihak yang berkepentingan. Saya dengar ada sesuatu yang telah disepakati, tapi kesepakatan itu tak sampai ke RFEF. Langkah ini merupakan bentuk tidak menghormati,'' ujar Rubiales seperti dikutip The Independent, Sabtu (8/9).

Lebih lanjut, Rubiales menegaskan, hingga saat ini, ia belum melihat kontrak antara Relevent dan La Liga. Memainkan salah satu partai kompetisi domestik sebuah negara di negara lain, kata Rubiales, akan dianggap sebagai invasi terhadap kompetisi yang ada di negara tersebut, dalam hal ini kompetisi lokal di Amerika Serikat.

''Saya yakin, Presiden FIFA Giantino Infantino juga ingin melindungi kompetisi lokal suatu negara. Laga persahabatan tidak sama dengan laga kompetisi domestik. Anda tidak bisa memutuskan hal tersebut tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan federasi dan para pemain. Dia (Tebas) telah melewati semua orang,'' jelas Rubiales.

Sebelumnya, AFE juga menyatakan keberatan terkait penyelenggaraan salah satu laga Liga Spanyol di AS. Bahkan, para pesepak bola di Spanyol mengancam mogok jika mereka tidak dilibatkan dalam perundingan tersebut.

Namun, Tebas bergeming. Rencana untuk menggelar salah satu partai La Liga di AS agaknya akan terus berjalan. Bahkan, Tebas menegaskan, laga antara Girona kontra Barcelona di laga lanjutan La Liga Spanyol pada Januari mendatang, kemungkinan besar akan dilakukan di Miami, AS.

Menanggapi hal itu, Rubiales menegaskan, tanpa ada persetujuan dari RFEF dan para pesepak bola, maka kesepakatan itu tidak akan ada artinya. ''Kesepakatan itu tidak berarti tanpa ada langkah ratifikasi yang dilakukan masing-masing klub dan persetujuan dari kami,'' ujar Rubiales menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA