Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Saat Timnas Senior Tampil Apik tanpa Luis Milla

Rabu 12 Sep 2018 10:19 WIB

Red: Elba Damhuri

Pesepakbola Indonesia Evan Dimas Darmono (kanan), Rizki Rizaldi Pora (kiri) dan Dedik Setiawan (tengah) berpelukan usai memasukan bola ke gawang Timnas Mauritius pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/9).

Pesepakbola Indonesia Evan Dimas Darmono (kanan), Rizki Rizaldi Pora (kiri) dan Dedik Setiawan (tengah) berpelukan usai memasukan bola ke gawang Timnas Mauritius pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/9).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Dalam pertandingan Indonesia vs Mauritius, timnas dilatih Kurniawan Dwi Yulianto.

REPUBLIKA.CO.ID Oleh: Bambang Noroyono

Tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia tampil apik ketika menaklukkan Mauritius 1-0 pada laga persahabatan internasional FIFA di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (11/9). Indonesia yang sukses menghasilkan limpahan peluang emas sepanjang laga akhirnya mencetak gol pada menit akhir waktu normal lewat gol Evan Dimas Darmono.

Dalam pertandingan ini, timnas dilatih oleh Kurniawan Dwi Yulianto. Legenda sepak bola Indonesia itu untuk sementara menggantikan Luis Milla yang sedang dalam proses perpanjangan kontrak dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Posisi Milla seharusnya diduduki oleh Bima Sakti Tukiman. Namun, asisten Milla selama dua tahun menangani timnas itu sedang dalam masa hukuman kartu merah. Kurniawan pun senang dengan performa semua pemainnya yang berkeringat pada laga melawan Mauritius.

Sosok yang ketika aktif bermain dikenal dengan sapaan si Kurus ini mengatakan, lawan bermain sangat bertahan. Namun, Kurniawan puas karena pasukannya tetap mampu menjebol gawang tim asal Afrika Timur itu.

"Terima kasih kepada semua pemain yang bisa menunjukkan kerja keras, menjalankan instruksi, dan sangat sabar dalam bermain. Mauritius memang bermain bertahan, tetapi kemenangan ini memberikan kami pelajaran untuk membongkar tim dengan gaya bertahan di Piala AFF 2018 nanti," kata Kurniawan seusai laga, Selasa.

Kurniawan menurunkan Boaz Solossa sebagai penyerang tunggal, disokong Stefano Lilipaly sebagai gelandang serang di belakangnya. Pergerakan kedua pemain itu ditopang dua sayap Febri Hariyadi dan Irfan Jaya di kiri-kanan.

Adapun Mauritius memainkan pemain jebolan Piala Dewan Asosiasi Afrika Bagian Selatan (COSAFA) 2018, seperti kiper Kevin Jean Louis, bek Jonathan Spéville, dan gelandang Adel Langue sejak menit pertama.

Indonesia mengawali pertandingan dengan berusaha tampil menekan dan bermain cepat, sementara Mauritius mengembangkan tempo sedang. Lima menit pertama pertandingan tidak ada ancaman yang berarti.

Pada menit ke-10, Indonesia mencoba peruntungan pertama ke gawang Mauritius. Lewat umpan sayap kanan dari Irfan, bola lambung diterima Hansamu Yama yang membantu serangan di dekat gawang lawan. Sayang, sepakan keras kaki kanan Hansamu hanya membuat bola melambung ke atas gawang.

Mauritius membalas dengan serangan balik. Pada menit ke-13, sepakan keras Noel Gary dari luar kotak 16 melesat ke arah gawang Indonesia. Namun, kiper Awan Setho berhasil mengantisipasi. Skor masih 0-0 sampai menit ke-15.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA