Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

SM Pertamina Pertahankan Tim Juara

Selasa 18 Sep 2018 06:50 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Hazliansyah

Tim basket Satria Muda Pertamina bersama owner Satria Muda Pertamina Erick Thohir merayakan kemenangan setelah berhasil mengalahkan Tim Pelita Jaya pada laga ketiga final IBL di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Ahad (22/4).

Tim basket Satria Muda Pertamina bersama owner Satria Muda Pertamina Erick Thohir merayakan kemenangan setelah berhasil mengalahkan Tim Pelita Jaya pada laga ketiga final IBL di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Ahad (22/4).

Foto: Republika/Prayogi
Termasuk mempertahankan Vamiga Micheal dan Audy Bagastyo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satria Muda (SM) Pertamina akan mempertahankan komposisi tim yang berhasil mendapat juara musim lalu guna menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2018-2019. Termasuk mempertahankan dua pemain yang kontraknya habis tahun ini, Vamiga Michel dan Audy Bagastyo Arizanugra.

Pelatih Kepala SM pertamina, Youbel Sondakh, menyatakan untu,k Vamiga yang masa kontraknya usai 30 september mendatang sudah diperpanjang. Sedangkan Audy yang masa kontraknya habis 31 Agustus lalu sedang dalam proses perpanjangan kontrak.

"Kita akan mempertahankan tim juara, akan memaksimalkan pemain yang ada. Oleh sebab itu Vamiga dan Audy dipastikan akan tetap membela SM Pertamina. Hingga kini belum ada pemain baru, kita fokus pada yang ada dulu," ujar Youbel kepada Republika.co.id, Senin (17/9) kemarin.

Wajar Youbel mempertahankan dua pemain tersebut. Sebab SM Pertamina musim ini dipastikan kehilangan dua pemainnya. Yakni Christian Ronaldo Sitepu dan Gunawan yang menyatakan tidak lagi bermain basket untuk tahun ini.

"Kepergian Dodo tentu memiliki pengaruh besar ke tim. Masih sulit mencari pengganti Dodo di tim, namun saya akan memaksimalkan yang ada. Saat ini ada Yaya (Muhammad Dhiya'Ulhaq) progresnya sudah bagus. Tapi tentu masih butuh proses," ujar Youbel.

IBL Pertalite 2018/2019 bakal bergulir 30 November mendatang. Sederet kegiatan akan dilakukan sebelum Kompetisi bola basket tertinggi Tanah Air ini berlangsung.  Musim depan direncanakan IBL akan dilaksanakan di 10 kota dengan tiga kota penyelenggara baru.

"Rencananya Kota kota baru ini ada di luar Pulau Jawa. Dan akan digelar di Pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Ini bagian dari program kami memperluas jangkauan IBL agar bisa dinikmati semakin banyak pecinta bola basket Indonesia," ujar Hasan Gazali, Direktur IBL.

Hasan berharap kehadiran IBL di kota-kota penyelenggara bisa memacu perkembangan dan pembinaan bola basket daerah dan akhirnya bermuara pada peningkatan prestasi bola basket Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA