Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Lawan Mulai Ogah Duel di Kandang Persib

Rabu 26 Sep 2018 09:27 WIB

Red: Elba Damhuri

Daftar suporter tewas Persib dan Persija akibat kekerasan enam tahun terakhir.

Kasatreskrim AKBP M. Yoris Maulana menunjukkan barang bukti penganiayaan yang mengakibatkan warga Jakarta meninggal saat pertandingan Persib Vs Persija.

Foto:
Klub Liga 1 meragukan jaminan keamanan yang dijanjikan Persib Bandung.

Umuh mengatakan, pihak kepolisian juga diharapkan dapat melihat permasalahan dengan bijak dan sesuai hukum. Menurut Umuh, para pelaku perbuatan biadab di GBLA akhir pekan lalu tidaklah mencerminkan sifat bobotoh secara keseluruhan.

"Saya tegaskan, ini oknum, silakan polisi tuntaskan. Saya mewakili para pemain kami turut berbelasungkawa dan semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, mudah-mudahan dia diberikan yang terbaik. Mudah-mudahan Allah memberi jalan yang terbaik buat dia," ujar Umuh.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono sependapat dengan Umuh. Dia pun berharap agar kepolisian tetap mengeluarkan izin untuk laga Persib vs Laskar Sape Kerrab. 

"Mohon doanya agar untuk laga berikutnya tidak ada hambatan," ujar dia di Bandung.

Kapten Persib Supardi meminta para suporter pencinta Persib tidak sampai mengikuti perbuatan yang dilakukan para oknum bobotoh berandalan. Supardi menegaskan, perbuatan segelintir bobotoh kepada almarhum tidak layak untuk ditoleransi.

"Saya pikir kalau manusia berakal sehat tidak akan sampai hati melakukan perbuatan keji seperti kemarin. Saya percaya bobotoh secara umum sangatlah paham dan dewasa, saya harap ini jangan sampai diulangi," kata Supardi.

Persib dan Madura United sama-sama masih berpeluang besar untuk menjadi kampiun Liga 1 musim ini. Persib memang berdiri paling depan di puncak klasemen. 

Namun, dengan sisa pertandingan musim ini yang masih ada 11 pertandingan lagi, posisi sang juara Liga Indonesia 2014 itu belum sepenuhnya aman dari kejaran para pesaingnya. 

(ed: gilang akbar prambadi)

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA