Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rooney Dukung Mourinho dan Minta Pemain MU Bangkit

Rabu 10 Oct 2018 01:41 WIB

Red: Israr Itah

Wayne Rooney.

Wayne Rooney.

Foto: EPA/Nigel Roddis
Ia tak sepakat menjadikan manajer Jose Mourinho sebagai sasaran tembak.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan pemain Manchester United (MU), Wayne Rooney, berusaha bersikap objektif terhadap permasalahan yang mendera Iblis Merah awal musim ini. Ia tak sepakat menjadikan manajer Jose Mourinho sebagai sasaran tembak atas sederet hasil buruk yang didapatkan MU sepanjang musim ini berjalan. Padahal, Rooney merupakan salah satu pemain yang terdepak dari Old Trafford setelah kedatangan Jose Mourinho pada 2016 silam. 

Ia menilai saat ini MU menghadapi situasi yang sulit, baik pemain maupun pelatih. Akan tetapi, pencetak gol terbanyak sepanjang masa United itu meminta kepada para pemain MU untuk segera bangkit dan bisa diandalkan. Penggawa Iblis Merah, kata dia, harus lebih baik di lapangan.

"Manajer dapat melakukan banyak hal, tetapi kemudian terserah pemain di lapangan untuk menghasilkan sesuatu. Jose adalah target yang mudah," kata dia kepada Telegraph, Selasa (9/10).

Rooney meninggalkan United tahun lalu untuk bergabung dengan Everton. Ia kemudian bergabung dengan tim Major League Soccer DC United pada Juni lalu. 

Pemain berusia 32 tahun itu percaya, situasi saat ini di United mirip dengan masa dua tahun Louis van Gaal di klub. Manajer Belanda dipecat setelah memenangkan Piala FA pada 2016.

"Saya mengatakan hal yang sama ketika Louis van Gaal ada di sana. Dia mengambil banyak tongkat, tetapi di balik pintu tertutup saya berkata kepada para pemain, 'Kami harus melakukan yang lebih baik'," kata Rooney.

"Secara pribadi saya pikir dia mengatur kami dengan cemerlang ... tetapi kami tidak menghasilkan di lapangan, jadi saya yakin itu dikatakan di belakang layar."

United selanjutnya bertandang ke markas Chelsea di Liga Primer Inggris pada 20 Oktober. Setelah itu, Iblis Merah menjamu juara Italia Juventus pada babak grup Liga Champions tiga hari kemudian.

 

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA