Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Sarri: Mourinho Tetap The Special One

Sabtu 20 Oct 2018 15:17 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Andri Saubani

Chelsea vs Manchester United.

Chelsea vs Manchester United.

Foto: Republika/Yudha
Manchester United akan bertandang ke kandang Chelsea pada Sabtu malam.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Keberhasilan Chelsea tidak terkalahkan dalam delapan laga awal Liga Primer Inggris musim ini seolah kembali mengingatkan terhadap performa apik The Blues pada musim 2004/2005 dan 2014/2015 silam. Pada saat itu, The Blues begitu perkasa dan tidak terkalahkan selama delapan laga dan akhirnya berhasil keluar sebagai juara Liga Primer Inggris pada akhir musim.

Keberadaan pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, dinilai sebagai salah satu faktor penting dalam prestasi The Blues tersebut. Sementara pada musim ini, pelatih asal Italia, Maurizio Sarri, terbukti mampu membawa perubahan positif pada permainan klub asal London Barat tersebut.

Sarri pun diprediksi bisa kembali mengantarkan The Blues menorehkan prestasi pada musim ini dan mengulangi prestasi Mourinho. Kedua pelatih tersebut akhirnya bertemu pada pekan kesembilan Liga Primer Inggris, kala Mourinho bersama Manchester United menyambangi Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (20/10) waktu setempat.

Kerap dibandingkan dengan Mourinho, Sarri menegaskan, Mourinho masih menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Berbagai raihan trofi bergengsi, kata Sarri, menjadi bukti kepiawaian Mourinho meracik strategi dan taktik sebuah tim. Inilah perbedaan terbesar antara Sarri dengan Mourinho.

"Jika saya ingin dibandingkan dengan dia, saya harus terlebih dahulu meraih trofi. Karena itu, saya harap, saya bisa terus meningkatkan kemampuan saya," ujar Sarri seperti dikutip The Guardian, Sabtu (20/10).

Eks pelatih Napoli itu bahkan tidak pernah menyangka dan beruntung bisa beradu taktik dan strategi lagi dengan Mourinho. Sebenarnya, keduanya pernah bertemu, tepatnya saat Mourinho masih melatih Inter Milan, dan Sarri sebagai nakhoda Empoli. Namun, kondisi saat ini sudah jauh berbeda.

"Saat Mourinho berada di Inter Milan, dan saya di Empoli, target personal saya adalah untuk menjadi pelatih profesional. Tanpa determinasi rasanya tidak akan terbayangkan bisa melatih dari komeptisi non liga ke kompetisi Liga Primer Inggris. Jadi, karakteristik permainan saya mungkin berbeda dengan Mourinho, tapi determinasi yang kami miliki sama. Namun, Mourinho tetaplah The Special One," ujar Sarri.

photo
Laga Sengit Chelsea Vs Manchester United

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA