Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Digantikan Bima Sakti, Ini Ucapan Perpisahan Luis Milla

Senin 22 Okt 2018 00:04 WIB

Red: Hazliansyah

Luis Milla Aspas

Luis Milla Aspas

Milla mengaku menghadapi manajemen buruk dan rendahnya profesionalisme pemimpin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Luis Milla akhirnya buka suara setelah dipastikan tidak lagi mengisi kursi pelatih tim nasional Indonesia.

Dalam akun twitter resmi miliknya, Luis Milla menyampaikan salam perpisahan dan beberapa hal terkait kerja sama dirinya dengan PSSI sebagai induk olahraga sepakbola di tanah air.

Dalam tulisan yang diunggah di akun @Luismillacoach, ia mengucapkan terima kasih dan tidak akan pernah melupakan Indonesia.

"THANKS INDONESIA! I will never forget you and you will always be in my heart," tulis Milla.

Sementara dalam tulisan panjang yang ia sertakan dalam cicitan tersebut, Milla mengatakan hal ini bukan mudah untuk dirinya.

"Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia," tulis Milla. 



Ia mengatakan perjalanan selama satu setengah tahun akhirnya berakhir, meski harus terjadi dengan manajemen yang buruk, pelanggaran kontrak yang berulang dan rendahnya profesionalisme para pimpinan selama 10 bulan terakhir.

"Saya pergi dengan perasaan telah melakukan pekerjaan yang baik," tulis Milla.

Namun meski kecewa dengan apa yang ia dapati, Milla mengatakan Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman keduanya. Ia merasakan sambutan yang baik terhadap istri, asisten dan dirinya sendiri.

Tidak lupa ia mengucapkan terima kasih pada seluruh staf di tim nasional yang bekerja secara profesional dengan dirinya. Mulai dari Bima Sakti yang kini ditunjuk PSSI sebagai pelatih kepala, Bayu Eka Sari sebagai penerjemah, dokter timnas Syarief Alwi dan beberapa nama lainnya.

"Satu kebanggaan bisa bekerja sama dengan kalian semua," tulis Milla.

Terakhir, Milla mengatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebutkan secara khusus kepada pemain yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan dan keinginan tinggi untuk berkembang dengan sikap yang luar biasa setiap waktu.

"Saya tidak akan pernah melupakan kalian dan kalian akan selalu ada di hati saya. Ingat kalian punya teman di Spanyol saat ini untuk sampai kapan pun," tulis Milla.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA