Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Persib Menatap Asa Kembali ke Puncak Klasemen

Rabu 24 Oct 2018 16:10 WIB

Red: Budi Raharjo

Pelatih Persib Mario Gomez

Pelatih Persib Mario Gomez

Foto: Republika/Yogi Ardhi
Hasil imbang, apalagi kalah, bukan pilihan yang bisa diambil oleh Persib

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh Hartifiany Praisra

BANDUNG -- Persib Bandung mengincar kebangkitan pada laga pekan ke-27 Liga 1 2018 di kandang PSM Makassar, Stadion Andi Mattalata, Makassar, Sulawesi Selatan, sore ini. Pelatih Persib Mario Gomez mewajibkan pasukannya meraih tiga angka demi menghentikan catatan buruk dalam tiga laga terakhir.

Persib harus rela turun dari posisi puncak klasemen setelah cuma meraih satu angka dari tiga pertandingan terakhir. Bahkan, pada laga pekan sebelumnya, Persib bertekuk lutut dengan skor mencolok, 1-4, ketika menghadapi Persebaya Surabaya.

Gomez yakin tim besutannya bisa menunjukkan permainan lebih baik ketika bertandang ke markas PSM dibandingkan pada laga-laga sebelumnya. Keyakinan pelatih berkebangsaan Argentina ini berangkat dari mulai berkumpulnya para pemain andalan.

Gomez mengatakan, meski belum seluruh pilar utamanya kembali ke dalam line-up, kekuatan Persib kini sudah lebih baik. Ada Oh-Inkyun, Patrich Wanggai, dan Jonathan Bauman yang siap dimainkan di Stadion Andi Mattalata. "Tidak menang di tiga gim kemarin karena kita kehilangan terlalu banyak pemain. Sekarang amunisi kami lebih baik," kata Gomez, Selasa (23/10).

Namun, Persib masih belum bisa diperkuat oleh dua pemain penting, bek tengah Bojan Malisic dan striker Ezechiel N'Duoassel, yang masih harus absen karena hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Saat ini, Persib tertinggal dua angka dari PSM yang punya 47 angka di puncak klasemen. Hasil imbang, apalagi kalah, kata dia, bukan pilihan yang bisa diambil oleh Persib. "Ini pertandingan penting dan besar lawan PSM. Kami harus dapat tiga angka supaya asa menjadi juara tetap terjaga," kata dia.

Selain absennya sejumlah penggawa penting di lapangan, Persib juga harus kembali melakoni pertandingan tanpa kehadiran "pemain ke-12". Suporter tim Tanah Pasundan, Bobotoh, sedang menjalani larangan menemani Persib hingga tahun depan.

Menurut gelandang Persib Dedi Kusnandar, tentu akan ada yang berbeda tanpa dukungan Bobotoh. "Tapi itu bukan menjadi alasan bagi kami. Pertandingan kemarin akan jadi pelajaran," kata Dado, sapaannya.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert mengakui, pertandingan melawan Persib akan menjadi laga yang berat. Menurut mantan pelatih Arema tersebut, PSM dan Persib tahu apa yang diincar dari laga nanti. "Kedua tim memiliki misi untuk mempertahankan posisi atau mendapatkan kembali posisi puncak klasemen," kata Rene.

Pemain belakang PSM Zulkifli Syukur menganggap pertandingan ini menjadi partai yang sangat penting bagi timnya. Sebab, jika memenangkan pertandingan, tim yang dijuluki Juku Eja ini dapat mengamankan posisinya di puncak klasemen. "Itu akan memperbaiki posisi kita juga di klasemen sementara," ujar Zulkifli. n ed: gilang akbar prambadi

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA