Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuchel Bela Neymar yang Menendang Kamera Usai Laga Vs Napoli

Kamis 25 Oct 2018 22:37 WIB

Rep: MGROL110/ Red: Israr Itah

Neymar

Neymar

Foto: EPA-EFE/ETIENNE LAURENT
Menurut Tuchel, itu adalah bentuk ekspresif dari rasa kecewa pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Thomas Tuchel membela Neymar setelah bintang timnas Brasil itu diduga menendang sebuah kamera. Inisiden ini terjadi menyusul hasil imbang 2-2 yang didapatkan PSG saat menjamu Napoli dalam laga ketiga fase Grup C Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (25/10) dini hari WIB. 

Baca Juga

Menurut Tuchel, itu adalah bentuk ekspresif dari rasa kecewa pemain dan hal tersebut normal-normal saja. "Itu normal. Mungkin Neymar hanya menginginkan satu kesempatan terakhir untuk menang,” katanya pada konferensi pers pascapertandingan, dikutip dari ESPN

Ia menegaskan itu benar-benar pelampiasan kekecewaan. Tuchel mengatakan, itu reaksi emosional dan bukan karena tidak punya rasa hormat.

Angel Di Maria mampu menyelamatkan satu poin untuk PSG dengan gol penyama kedudukan pada injury time. Meskipun berhasil mencegah tim tamu membawa pulang poin sempurna, Neymar tampak tidak senang. Eks pemain Barcelona itu, terlihat terburu-buru meninggalkan lapangan tanpa bersalaman dengan pemain Napoli. Ia juga tidak memberikan pengormatan kepada suporter PSG yang sudah datang mendukung mereka. Di situlah insiden terjadi. Dalam perjalanan ke ruang ganti, Neymar diduga menendang bagian bawah kamera.

Sebelumnya, Neymar dan Thomas Meunier sudah diberi izin untuk melewatkan pertandingan kontra Amiens SC, di mana mereka menggasak tim kota Amiens itu 5-0. Keduanya dibiarkan beristirahat untuk laga menghadapi Napoli. Tetapi nyatanya, Les Parisiens tetap kebobolan dua kali.

Tuchel mengerti, penyerang 26 tahun itu adalah sosok yang tak ingin kalah. Ia kembali menekankan, bahwa insiden menendang kamera tersebut bukan pertanda tidak adanya rasa hormat Neymar.

"Neymar tidak senang, dia ingin menang. Dia adalah pemain yang ingin menang. Itu bukan kurangnya rasa hormat, tidak sama sekali," tegas pria 45 tahun itu.

Hasil imbang 2-2 tersebut sempat diwarnai drama. Neymar mengalami benturan dengan rekan setimnya Edinson Cavani yang sama-sama hendak menendang bola. Akibatnya, Neymar terpaksa keluar lapangan untuk menerima perawatan sebelum kembali bermain.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA