Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tundukkan PS Tira 3-1, Barito Akhiri Puasa Kemenangan

Senin 05 Nov 2018 21:14 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Hazliansyah

Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago (kiri) saat jumpa pers usai pertandingan menghadapi Perseru Serui

Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago (kiri) saat jumpa pers usai pertandingan menghadapi Perseru Serui

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Dengan hasil ini Barito naik ke peringkat ke-8 klasemen sementara

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Barito Putera menghentikan catatan delapan laga tanpa kemenangan mereka setelah membuat kandas PS Tira di stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Laga penutup pekan ke-29 Liga 1 2018 antara kedua kesebelasan, Senin (5/11) berakhir dengan skor 3-1.

Tiga angka dari PS Tira mendongkrak Barito ke tangga ke-8 klasemen sementara dengan nilai 40. Posisi yang masih memberikan peluang bagi tim Laskar Antasari merebut posisi lima teratas, seperti awal-awal musim lalu.

Sementara hasil tandang kali ini, membuat skuat the Army tetap tertahan di tangga ke-17 dengan nilai 32 dan berada di zona degradasi.

Saat laga di Banjarmasin, pelatih Barito, Jackson Tiago memainkan para penggawa terbaiknya dalam formasi menyerang 4-3-3. Bomber Marcel Sacramento yang saat laga sebelumnya absen lantaran hukuman larangan tampil, kali ini sudah kembali turun lapangan. Ia bersama Douglas Packer dan Samsul Arif menjadi tumpuan Tiago di lini serangn Barito menjamu PS Tira kali ini.

Meski Barito dalam komposisi pemain terbaiknya, tapi pelatih PS Tira Nilmaizar tampak ampuh mengintipasi dengan bermain bertahan penuh dengan enam pemain belakang dalam formasi 4-2-3-1. Nilmaizar mengantisipasi permainan agresif para penggawa tuan rumah dengan mengandalkan serangan balik dengan adanya Aleksandar Rakic sebagai penyerang tunggal. Hasilnya, tampak ampuh di awal laga.

Namun ambisi Barito mengembalikan tradisi tiga angka berbuah hasil. Menjelang rehat babak pertama, gawang PS Tira yang dikawal kiper Angga Saputra akhirnya jebol. Pada menit ke-44, lewat gelandang tengah Ady Setiawan, Barito memimpin babak pertama dengan keunggulan 1-0. PS Tira tak punya waktu yang cukup membalas ketertinggalan di babak pertama.

Di babak kedua, Barito dengan keunggulan satu gol, meninggikan intensitas bermain dengan masif melakukan serangan. PS Tira nyaris bertahan dan tak diberi waktu lama-lama menguasai bola. Barito berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-52.

Packer mencatatkan namanya di papan skor. Nama gelandang sayap asal Brasil itu kembali menghiasi papan skor pada menit ke-61 lewat gol keduanya. Skor menjadi renggang 3-0.

Tertinggal tiga gol sebelum menit ke-70, seperti meruntuhkan mental bermain para penggawa PS Tira. Upaya mengejar skor tertinggal memang dilakukan. Akan tetapi sia-sia.

Barito seakan tak memberi kesempatan bagi para pemain tamu mampu menembus lini pertahanan. Sampai menit ke-80, PS Tira masih tertinggal tiga gol. Baru pada menit ke-82, gelandang Wawan Febrianto memberikan harapan bagi timnya setelah gol balasannya membuat skor menjadi 3-1.

Akan tetapi, sisa waktu delapan menit dari waktu normal seperti tak cukup bagi PS Tira mengejar selisih gol. Sampai menit ke-90, Barito tetap unggul dua gol. Wasit memberikan tambahan waktu empat menit sebelum laga bubar.

Tambahan waktu itu pun tak juga membuat PS Tira berhasil menyamakan kedudukan. Sampai wasit membubarkan pertandingan, Barito berhak atas tiga angka lewat keunggulan 3-1.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA