Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 Desember 2019

Dukung Kebangkitan MU, Rooney: Mourinho Pelatih Pengalaman

Rabu 31 Okt 2018 10:31 WIB

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Wayne Rooney

Wayne Rooney

Foto: EPA/Peter Powell
Ia yakin para pemain tetap berada di belakang juru taktik berkebangsaan Portugal itu.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Wayne Rooney akhirnya buka suara merespon performa naik turun Manchester United (MU). Sosok yang kini berkostum DC United itu adalah legenda hidup skuat Iblis Merah.

MU berada di tangga kedelapan klasemen sementara Liga Primer Inggris. Dengan mengantongi 17 poin, Juan Mata dan rekan-rekan tertinggal sembilan poin di belakang Manchester City di singgasana.

Di Liga Champions Eropa, MU baru saja ditumbangkan Juventus di Old Trafford. Fakta demikian membuat pelatih MU Jose Mourinho dalam tekanan.

"Jelas mereka melewati periode sulit, tetapi Mourinho sangat berpengalaman. Saya pikir beberapa pemain harus tampil sedikit lebih baik," kata eks kapten MU dan tim nasional Inggris kepada BBC mengutip dari Four Four Two, Rabu (31/10).

photo
Membela Mourinho


Isu keretakan hubungan antara Mou dengan sejumlah penggawa United turut merebak. Jika benar, ini membuat kondisi kamar ganti MU makin pelik.

Namun, Rooney tidak sependapat dengan rumor yang beredar. Ia yakin para pemain tetap berada di belakang juru taktik berkebangsaan Portugal itu.

"Saya belum pernah mendengar ada pemain yang tidak ingin bermain karena berseteru dengan pelatih. Anda harus menghormati klub, penggemar, dan rekan setim," ujar pesepak bola 33 tahun ini.

Rooney membela United dari 2004 hingga 2017. Sejauh itu, ia tampil dalam 559 laga dan mencetak 253 gol di berbagai kompetisi. Bersama Iblis Merah, jebolan akademi Everton itu sudah meraih semua trofi penting, di antaranya tiga gelar Liga Primer Inggris dan satu gelar Liga Champions Eropa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA