Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuchel Anggap Klopp Hanya Alihkan Perhatian Bicara Wasit

Jumat 30 Nov 2018 05:22 WIB

Rep: MGROL114/ Red: Israr Itah

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/ETTORE FERRARI
Mengkritik wasit dinilainya menjadi salah satu strategi untuk menjaga tekanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Thomas Tuchel menilai Juergen Klopp hanya berusaha mengalihkan perhatian setelah timnya Liverpool tumbang dengan berbicara soal wasit. Liverpool takluk 1-2 dalam laga kelima Grup C Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (29/11) dini hari WIB.

Tuchel menolak untuk membahas masalah ini. Menurutnya, Klopp hanya mengalihkan perhatian seperti yang biasa dilakukan banyak pelatih. Mengkritik wasit dinilainya menjadi salah satu strategi untuk menjaga tekanan yang diberikan kepada timnya.

"Saya bahkan tidak ingin membicarakannya. Ketika saya kalah dalam pertandingan besar, saya marah dan kadang-kadang berbicara tentang hal lain hanya untuk mengalihkan perhatian,” kata Tuchel, dikutip dari Sportskeeda, Kamis.

Menurut pelatih berusia 45 tahun itu wajar jika Klopp melakukan hal tersebut. Menurut dia, pasti semua pelatih pernah melakukan hal tersebut jika timnya kalah dalam pertandingan besar. Dengan mengalihkan perhatian itu bisa membuat pemain yang ada di dalam tim yang kalah tidak mendapat banyak kritikan dari penggemar.

"Saya juga melakukan ini tapi itu bukan masalah saya. Anda harus bertanya pada Juergen untuk itu dan saya dengar dia memiliki pendapatnya tentang itu dan itu baik-baik saja,” ujarnya.

Klopp mengkritik kinerja wasit yang dinilai berat sebelah. Ia menyayangkan banyak keputusan wasit yang merugikan timnya. Menurutnya, sang pengadil terlalu gampang memberikan kartu terhadap pemainnya sementara sulit untuk PSG.

Klopp pun kecewa pemain tengah PSG Marco Verratti yang lolos dari hukuman kartu setelah melanggar dengan keras Joe Gomez. Di sisi lain, kata dia, banyak juga kejadian yang merugikan Liverpool sehingga merusak konsentrasi timnya.

Kemenangan pada laga terakhir melawan Red Star Belgrade bulan depan akan mengamankan tempat PSG untuk lolos dari babak grup. Sementara Liverpool masih harus berusaha keras agar bisa lolos. Mereka harus menang dengan skor yang banyak melawan Napoli agar bisa melaju ke babak selanjutnya. Tentunya itu bukan perkara mudah bagi the Reds dan mereka harus bekerja lebih keras agar mendapatkan kemenangan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA