Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Selebrasi Terlalu Heboh, Klopp Minta Maaf ke Pelatih Everton

Senin 03 Dec 2018 14:28 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Endro Yuwanto

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Ia berlari ke arah kiper Alisson Becker layaknya pemain yang baru mencetak gol.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Liverpool Juergen Klopp akan segera meminta maaf kepada pelatih Everton Marco Silva karena perilaku kurang elok yang ia peragakan dalam derbi Merseyside, Ahad (2/12) malam WIB. Klopp melakukan selebrasi berlebihan dengan berlari sampai ke dalam lapangan pertandingan.

Baca Juga

Klopp berlari ke arah kiper Alisson Becker. Merayakan keberhasilan layaknya pemain yang baru selesai mencetak gol.

"Saya harus meminta maaf kepada Marco Silva tentang reaksi saya saat mengalahkan Everton. Saya akui saya sulit menahan diri karena pertandingan sangat emosional," kata Klopp, dikutip dari Reuters, Senin (3/12).

The Reds memenangkan laga derbi di pengujung laga. Injury time pertandingan di Stadion Anfield itu sejatinya hanya lima menit. Gol the Reds baru tercipta di menit 96 berkat sundulan Divock Origi yang memanfaatkan blunder kiper the Toffees Jordan Pickford.

Berkat kemenangan atas rival sekotanya itu, Liverpool berhasil menempel ketat pimpinan klasemen sementara Liga Primer Inggris, Manchester City. The Kop di urutan dua dengan mengemas 36 poin. Pasukan asuhan Klopp hanya tertinggal dua poin dari the Citizens.

Di sisi lain, pelatih Everton memilih mengabaikan selebrasi berlebihan Klopp saat mengalahkan timnya. Pelatih asal Portugal tersebut hanya berkomentar tentang pertandingan.

Silva merasa Everton juga layak mendapatkan kemenangan. Ia mengatakan, Liverpool berhasil menang hanya karena sedang dinaungi keberuntungan. "Liverpool menang karena beruntung. Ini hari keberuntungan mereka," ujar dia menjelaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA