Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

UEFA Tunda Umumkan Hukuman untuk Milan

Kamis 13 Des 2018 19:00 WIB

Red: Israr Itah

Para pemain AC Milan merayakan gol ke gawang Real Betis.

Para pemain AC Milan merayakan gol ke gawang Real Betis.

Foto: EPA-EFE/JULIO MUNOZ
AC Milan melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- UEFA dilaporkan menunda pengumuman tentang hukuman yang akan diterima AC Milan karena melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). Awalnya, pengumuman akan dilakukan pada Kamis (13/12) ini. Namun, Sky, seperti dikutip Football Italia, memberitakan pengumuman ditunda karena hari ini ada pertandingan Liga Europa.

Manajemen Milan mengajukan permohonan kesepakatan sukarela dan kesepakatan penyelesaian, tapi ditolak. Milan awalnya bahkan dilarang berlaga di Liga Europa karena pelanggaran FFP saat klub masih dikuasai oleh Yonghong Li.

Namun, Yonghong Li kemudian digulingkan oleh Elliott Management. Klub mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). CAS memutuskan bahwa tempat Milan di Liga Europa harus dipulihkan, dan menyerahkan kembali kasus tersebut ke Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA untuk menjatuhkan sanksi baru.

Menurut Sky, hukuman itu akan dijatuhkan pada Kamis ini. UEFA kemungkinan akan mendenda Milan, memonitor pengeluaran dan pemasukan Rossoneri selama tiga tahun, dan menetapkan jumlah pemain yang terbatas untuk kompetisi Eropa. 

Belanja pemain secara besar-besaran tanpa memperhitungkan pemasukan yang cukup pada era Yonghong Li membuat Milan merasakan dampaknya sekarang. Alhasil, Rossoneri harus bijak membelanjakan uang.

Pendekatan kepada sejumlah pemain pun terpaksa ditunda menanti hukuman yang dijatuhkan UEFA. Upaya untuk mendatangkan Zlatan Ibrahimovic kemungkinan besar urung akibat permasalahan ini.

Milan dilaporkan tengah mengincar sejumlah nama untuk menempati posisi di lini tengah dan depan. Cesc Fabregas salah satu yang santer disebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA