Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Al Ain Seperti Mobil Pintar, Madrid Seperti Mercedes

Sabtu 22 Dec 2018 12:39 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Muhammad Hafil

Zoran Mamic

Zoran Mamic

Foto: REUTERS/Antonio Bronic
Al Ain tak gentar dengan kekuatan Los Blancos.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Pelatih Al Ain, Zoran Mamic, memberikan analogi perbandingan antar Al Ain dengan Real Madrid jelang final Piala Dunia Antarklub, Sabtu (22/12) waktu setempat. Pelatih asal Kroasia itu menyebut, Madrid sebagai mobil Mercedes, sedangkan Al Ain merupakan mobil pintar.

Kendati begitu, Mamic menegaskan, tidak gentar dengan kekuatan Los Blancos. Tim asal Uni Emirat Arab (UEA) itu akan coba memecahkan sejarah sebagai tim asal UAE pertama yang berhasil merengkuh titel Piala Dunia Antarklub dengan mengalahkan Madrid di Stadion Zayed Sports City, Abu Dhabi, UEA, tersebut.

''Saya selalu mengingkan kemenangan. Namun, saya juga sadar dengan perbandingan kekuatan kami dengan Madrid. Mereka adalah tim terbaik di dunia. Ini sama seperti membandingkan mobil Mercedes (Madrid) dengan mobil pintar. Mungkin mesin mobil pintar bisa menang, jika mesin Mercedes rusak,'' tutur Mamic seperti dikutip OneFootball, Sabtu (22/12).

Mamic pun menegaskan, tidak ada yang tidak mungkin di sepak bola, termasuk dengan mengalahkan Los Blancos di final Piala Dunia Antarklub. Mamic mengakui, tampil dengan jarak waktu istirahat selama tiga hari cukup membuat timya kelelahan.

Namun, Al Ain tidak ingin melepaskan kesempatan untuk bisa memetik kemenangan dan mengalahkan juara Liga Champions Eropa tersebut. Sebelum memastikan tempat di final, Al Ain berhasil menyingkirkan juara Liga Champions Oseania, Team Wellington, dan juara Copa Libertadores, River Plate.

Dua kemenangan ini kian meningkatkan optimisme klub berjuluk The Boss tersebut. ''Laga ini tidak akan mudah, karena ini merupakan pertandingan keempat dengan jangka waktu yang pendek dan tim masih merasa kelelahan. Namun, kami memiliki motivasi tinggi. Bisa berada di sini (babak final) bukan karena karena faktor keberuntungan. Kami ingin tampil sebaik mungkin di laga final nanti,'' kata Mamic

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA