Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Radja Nainggolan Ini Maunya Apa?

Kamis 27 Dec 2018 10:20 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pemain Timnas Belgia Radja Nainggolan

Pemain Timnas Belgia Radja Nainggolan

Foto: EPA/DANIEL DAL ZENNARO
Ulah Nainggolan Pusingkan Inter.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Seperti jatuh tertimpa tangga, analogi tersebut cocok disematkan kepada gelandang tengah Inter Milan, Radja Nainggolan. Setelah tak dipanggil masuk timnas Belgia pada Piala Dunia 2018 kemarin dan dibuang AS Roma ketika bursa transfer musim panas, nasib malang kembali menghampirinya.

Sejatinya, rentetan kejadian tersebut hadir karena ulah dirinya sendiri. Nainggolan, pesepak bola kelahiran Belgia yang memiliki darah Indonesia selalu akrab dengan dunia malam dan pesta meriah. Tak heran, dirinya selalu terlambat hadir dalam sesi latihan Inter di Appiano Gentile.

Hasilnya, Inter melalui Direktur Giuseppe Marotta menjatuhkan sanksi keras pada pesepak bola berusia 30 tahun itu. Nainggolan, absen di satu laga penting kontra Napoli, dini hari tadi WIB, selain itu, ia juga dikenai denda sebesar 100 ribu Euro. Ini adalah bentuk peringatan kepada Nainggolan agar segera memperbaiki perilaku indislipinernya bersama i Nerazzurri.

"Inter Milan memastikan bahwa Radja (Nainggolan) akan menjalani hukuman larangan untuk beraktivitas di dunia sepak bola selama beberapa waktu. Hukuman dijatuhkan karena masalah indisipliner," tulis pernyataan resmi klub beberapa hari lalu.

Bahkan pihak Inter tak segan untuk melego eks penggawa Roma dan Cagliari dari Giuseppe Meazza pada bursa transfer musim dingin nanti. Pelatih Luciano Spaletti pun sangat menyesal dengan situasi yang tengah dihadapi anak asuhnya. Namun, ia percaya pihak klub tidak akan melepas Ninja, julukan Nainggolan.

"Kami menyesal tak memilikinya karena dia pemain hebat. Tetapi aturan mengenai tim sama pentingnya. Jelas, dia bukan keluar dari tim, dia absen untuk satu pertandingan dan kemudian ia akan kembali berlatih dan jadi bagian dari tim," jelas Spalletti dilansir laman resmi klub.

 

photo
Para pemain Inter Milan merayakan keberhasilan mengalahkan Napoli pada lanjutan Liga Italia Seri A 2018/2019 di Stadion Giueseppe Meazza, Kamis (27/12) dini hari WIB. Tanpa Nainggolan, Inter bisa meraih kemenangan dengan skor 1-0.


Sementara, Calciomercato, Rabu (26/12) membeberkan hasil rekaman Nainggolan bersama temannya. Dalam isi percakapan tersebut Nainggolan ingin kembali ke Roma karena tidak menyukai sikap dan prilaku fan Inter kepada dirinya.


"Saya berasa di rumah jagal di sini (Inter). Tapi, tak masalah saya selalu menunjukan segalanya di atas lapangan dan mereka hanya diam," ucap Nainggolan.

Pemain penuh tato ini lantas membeberkan cara agar ia bisa keluar dari La Beneamata, disamping kedekatannya dengan Francesco Totti. "Saya harus membuat kekacauan dulu di sini dan kemudian pergi," sambung pemiliki nomor punggung 14.

Nainggolan bisa dibilang menjadi pemain inti bagi il Biscone, dari 17 partai Liga Italia musim ini Ninja telah memainkan 11 pertandingan dan empat partai di Liga Champions dengan total tiga gol.

Tugasnya di Inter menjadi seorang playmaker persis dibelakang Mauro Icardi. Secara praktik, figur yang selalu punya gaya rambut nyeleneh ini adalah gelandang dinamis.

Selain beroperasi di sepertiga akhir lini depan Inter. Nainggolan juga menjembatani lini tengah dan depan, bahkan tak sungkan untuk turun jauh ke sektor pertahanan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA