Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Levante Resmi Laporkan Barca ke Federasi Sepak Bola Spanyol

Jumat 18 Jan 2019 15:29 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Para pemain Levante merayakan gol ke gawang Barcelona.

Para pemain Levante merayakan gol ke gawang Barcelona.

Foto: AP Photo/Alberto Saiz
Barcelona pun terancam dicoret dari gelaran Copa del Rey musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Presiden Levante Quico Catalan menegaskan, klubnya bakal melaporkan pelanggaran yang dilakukan Barcelona di ajang Copa Del Rey pada musim ini. Barcelona diduga menurunkan pemain yang tengah terkena sanksi larangan bermain kala Levante mengalahkan Barcelona di laga leg pertama babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (10/1) tengah pekan lalu.

Di laga leg pertama, Levante memang berhasil mengalahkan Barcelona 2-1. Namun, di laga leg kedua, tim asal Valencia itu harus mengakui keunggulan Barcelona, 0-3, Kamis (17/1) waktu setempat. Alhasil, Barcelona berhak melaju ke babak perempat final Copa del Rey dengan keunggulan agregat, 4-2.

Kendati begitu, Barcelona belum bisa sepenuhnya langsung merayakan keberhasilan tersebut. Pasalnya, juara bertahan Copa Del Rey dalam tiga musim terakhir itu diduga melakukan pelanggaran dengan menurunkan Juan Brandariz, atau yang biasa disapa Chumi, di laga leg pertama.

Sebelum diturunkan sebagai starter di laga itu, Brandariz sebenarnya tengah menjalani sanksi larangan bermain kala memperkuat Barcelona B di ajang Segunda Division B. Seperti dilansir El Mundo, Jumat (18/1), Barcelona dianggap melanggar kode disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), yang mengatur soal pemain yang diperbolehkan untuk diturunkan di sebuah laga resmi. Barcelona pun terancam dicoret dari gelaran Copa del Rey musim ini.

Catalan langsung bergerak cepat dan bakal melaporkan Barcelona ke RFEF. ''Jika Barca berada di posisi kami, mereka pasti akan melakukan hal yang sama, dan kami bisa memahaminya,'' kata dia seperti dikutip Cadena Cope, Jumat (18/1).

Catalan menambahkan, waktu untuk melaporkan Barcelona ke RFEF memang tidak ideal lantaran laga leg kedua telah dimainkan. Namun, terlepas dari hasil di laga leg kedua, Levante akan tetap melaporkan Barcelona ke RFEF.

Baca Juga

''Hal ini (pelanggaran Barcelona) cukup fatal dan sekarang tinggal langkah kami untuk bisa melihat adakah kemungkinan-kemungkinan lain. Kami juga sadar, ada dasar hukum yang kuat buat sebuah klub untuk melayangkan protes ke federasi,'' kata dia menjelaskan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA