Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Babak 16 Besar Piala Asia, Yordania Paham Kelemahan Vietnam

Sabtu 19 Jan 2019 22:01 WIB

Red: Endro Yuwanto

Para pemain Yordania merayakan kemenangan atas Australia pada laga perdana Grup B Piala Asia di Stadion Hazza Bin Zayed di Al Ain, Uni Emirat Arab, Ahad (6/1).,

Para pemain Yordania merayakan kemenangan atas Australia pada laga perdana Grup B Piala Asia di Stadion Hazza Bin Zayed di Al Ain, Uni Emirat Arab, Ahad (6/1).,

Foto: AP Photo/Nariman El-Mofty
Yordania menjadi juara Grup B setelah menekuk juara bertahan Australia 1-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional (timnas) Yordania Vital Borkelmans mengatakan, ia sudah mengetahui kelemahan timnas Vietnam yang akan dihadapi pada babak 16 besar Piala Asia 2019, Ahad (20/1). Yordania sudah pernah bertemu dengan Vietnam dua kali tahun lalu di babak kualifikasi Piala Asia 2019, dengan hasil imbang 1-1 dan 0-0.

"Saya dan tim teknis sudah menyaksikan banyak penampilan tim Vietnam. Kami sadar mereka adalah tim yang sangat kuat, tapi kami juga mengetahui kelemahan mereka," kata Borkelmans seperti dikutip dari laman resmi AFC, Sabtu (19/1).

Pada fase grup Piala Asia 2019, Yordania menunjukkan kemajuan pesatnya dengan menjadi juara Grup B setelah mengalahkan juara bertahan Australia 1-0 dan Suriah 2-0, serta imbang 0-0 melawan Palestina.

Sementara, Vietnam yang berada di Grup D lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik setelah kalah dari Iran dan Irak, dan menang atas Yaman. Vietnam beruntung karena memiliki poin fairplay yang lebih baik ketimbang Lebanon.

Bolkermans yang pernah menjadi asisten pelatih timnas Belgia mengatakan, Yordania di Piala Asia 2019 berbeda dengan ketika saat di babak kualifikasi. "Sebagai pelatih, saya sangat yakin pada para pemain saya. Mereka terlatih dalam level tinggi. Kami bekarja bersama-sama selama tujuh pekan, dan mereka adalah pemain yang hebat," kata dia.

Meskipun demikian, Bolkermas tidak mau menganggap remeh kekuatan tim Vietnam, apalagi babak 16 berlangsung sistem gugur dan berbeda situasinya dengan ketika di fase grup.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA