Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Ini Alasan AC Milan tak Berikan Nomor 9 untuk Piatek

Kamis 24 Jan 2019 23:24 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Krzysztof Piatek

Krzysztof Piatek

Foto: EPA/FEDERICO PROIETTI
Piatek sejatinya menginginkan nomor punggung 9

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Direktur olahraga AC Milan Leonardo Araujo mengungkapkan alasan Krzysztof Piatek mengenakan jersey bernomor punggung 19 di klub asal kota mode Italia. Padahal sang pemain memilih nomor punggung 9.

Piatek sejatinya menginginkan nomor punggung 9 seperti yang ia kenakan ketika berseragam Genoa. Akan tetapi, manajemen Milan melalui Leonardo memberi persyaratan dan tantangan untuk Piatek sebelum mengenakan nomor 'keramat' di San Siro.

"Tidak ada takhayul di belakangnya yang tidak mengenakan nomor 9. Kami membuat keputusan, dia meminta nomor itu tapi kami berpikir bahwa sekarang, nomor 9 harus diperoleh dengan pembuktian di atas lapangan," jelas Leonardo dikutip Football Italia, Kamis (24/1).

Sepeninggal Filippo Inzaghi pada 2012, nomor punggung 9 di Milan menjadi beban berat para pemakainya. Pasalnya, nama-nama seperti Alexander Pato, Fernando Torres, Mattia Destro, Andre Silva, dan Gonzalo Higuain tak mampu menyihir gawang lawan.

Untuk itu Leonardo seakan menantang Piatek agar memberikan kontribusi lebih dan membayar harga mahal sebesar 35 juta euro yang sudah digelontorkan il Diavollo.

"Ini nomor yang cukup penting, jadi kami menyuruhnya memilih 19. Namun, tetap ada angka 9 di dalamnya," sambung pria asal Brasil.

Pria berusia 49 tahun meyakini Piatek merupakan sosok yang hebat dan mampu beradaptasi secara cepat dengan taktik pelatih Gennaro Gattuso. Terlebih, sebelumnya ketika masih berseragam il Grifone striker yang digadang sebagai penerus Robert Lewandowski di timnas Poalndia telah mencatatkan 13 gol dalam 19 penampilan di Serie A Italia 2018/2019.

"Tak banyak yang bisa dikatakan tentang Higuain. Dia membuat pilihannya. Kami di sini untuk membicarakan Piatek. Ketika kami tiba, Paolo (Maldini) dan aku adalah dua legenda, tetapi sekarang dengan Ivan (Gazidis) kami bertiga. Memilih Piatek tidak sulit, dia sudah tahu Liga Italia dan akan segera menunjukan kualitasnya."

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA