Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Inter Milan Telan Kekalahan 0-1 di Kandang Torino

Senin 28 Jan 2019 02:31 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

 Pemain Torino Andrea Belotti berebut bola dengan pemain Inter Milan Skriniar dala lanjuta Seri A antara Inter Milan melawan Torino di Turin, Italia

Pemain Torino Andrea Belotti berebut bola dengan pemain Inter Milan Skriniar dala lanjuta Seri A antara Inter Milan melawan Torino di Turin, Italia

Foto: EPA/ALESSANDRO DI MARCO
Dua pekan tanpa kemenangan membuat jarak Inter dan peringkat dua Napoli makin jauh

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Sepuluh pemain Inter Milan dipaksa pulang dengan kepala tertunduk usai tandang ke markas Torino, Senin (28/1). Laga kedua kesebelasan pada pekan ke-21 Serie A Italia 2018/2019 di stadion Olympic Grande, Filadelfia, berakhir dengan skor tipis 1-0. 

Hasil negatif di kandang Torino kali ini, menjadi kegagalan meraih tiga angka yang kedua bagi Inter dalam dua laga terakhir. Pada pekan ke-20, Ahad (20/1), Nerazzurri, dipaksa imbang tanpa gol oleh Sassuolo, di stadion San Siro.

Dua pekan tanpa kemenangan, memang masih membuat Inter di zona Liga Champions dengan menghuni tangga ketiga klasemen Serie A dengan nilai 40. Namun rentetan tanpa kemenangan tersebut, membuat skuat asuhan pelatih Luciano Spalletti itu gagal merapatkan jarak  perolehan nilai klasemen dari tim peringkat kedua, SC Napoli yang kini mengemas 48 angka.

Inter pun gagal memperlebar jarak nilai klasemen dari rival sekota AC Milan yang kini mengancam dari tangga keempat dengan nilai 35. Sedangkan Torino, kemenangan di kandang kali ini, membuat tim tersebut terangkat ke posisi ke-10 dengan nilai 30. Tim asuhan pelatih Walter Mazzarri itu, bersaing dengan Fiorentina, penghuni tangga kesembilan dengan nilai sama.

Saat laga di Olympic Grande, satu-satunya gol terjadi di babak pertama. Gol tunggal di laga tersebut, milik pemain bertahan tuan rumah Armando Izzo yang terjadi pada menit ke-35. Inter yang tak mampu membalas, mengakhiri babak pertama dengan skor tertinggal 0-1.

Di babak kedua, tak ada gol yang terjadi. Meski Inter dominan selama pertandingan dengan 65 persen penguasaan bola, tetapi tak mampu membalas. Torino, menjaga gawangnya tetap aman sampai menit ke-80-an. Alih-alih membalas skor tertinggal, pemain sayap tamu Matteo Pollitano yang turun lapangan pada menit ke-71, malah diusir wasit keluar pertandingan pada menit ke-86.

Pollitano dikartu merah oleh wasit lantaran protes atas pelanggaran yang dialamatkan kepadanya. Tertinggal satu gol, dan kehilangan satu pemain di menit-menit terakhir, tak membuat Inter patah semangat. Usaha menyamakan kedudukan dilakukan. Namun sampai menit ke-90, upaya agar tak kalah, kandas. Tambahan waktu lima menit, pun tak menyelamatkan Inter. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA