Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Inzaghi Sebut Kekalahan Inter Tertunda oleh Handanovic

Jumat 01 Feb 2019 07:56 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Israr Itah

Samir Handanovic

Samir Handanovic

Foto: EPA-EFE/NEIL HALL
Dalam pertandingan itu, Lazio akhirnya menang 4-3 lewat adu penalti.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih SS Lazio Simone Inzaghi memuji kiper Inter Milan Samir Handanovic yang tampil cemerlang saat kedua tim berhadapan pada laga perempat final Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Milan Jumat (1/2) pagi WIB. Dalam pertandingan itu, Lazio akhirnya menang 4-3 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 pada babak perpanjangan waktu.

Menurut Inzaghi, Lazio bisa saja menyudahi perlawanan tuan rumah di waktu normal dua kali 45 menit. Tapi hal itu urung terjadi karena Inter punya kiper setangguh Handanovic. Ia mementahkan berbagai peluang yang diciptakan Ciro Immobile dan kawan-kawan. 

"Tanpa Handanovic kami akan menang pada waktu normal. Kinerja Handanovic sangat hebat," kata Inzaghi, dikutip dari Football Italia.

Adik kandung Filippo Inzaghi itu memuji karakter yang diperlihatkan Ciro Immobile dan kawan-kawan sepanjang pertandingan berlangsung. Lazio, kata dia, memberikan perlawanan sengit karena sangat ingin memenangkan laga di markas lawan. 

Inzaghi menyebut anak-anak asuhnya benar-benar menjadikan laga ini sebagai pelampiasan kecewaan usai kalah secara menyakitkan dari Juventus di Serie A Italia, pekan lalu. Kemenangan atas Inter sedikit mengobati kecewaan Lazio. 

Inzaghi mendapat kartu merah pada laga ini karena ia keluar dari garis di depan bangku cadangan timnya. Saat Inzaghi sudah berada di tribun, ia melihat wasit menganulir kartu merah buat bek Inter Kwadwo Asamoah. Inzaghi menyebut wasit Rosario Abisso keliru. 

"Saya belum pernah melihat kartu merah dicabut atau penalti diberikan pada menit ke122," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA