Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Maverick Vinales Tercepat di Tes Pramusim Hari Kedua

Kamis 07 Feb 2019 18:55 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Maverick Vinales

Maverick Vinales

Foto: EPA-EFE/EDDY LEMAISTRE
Marquez yang hari pertama menjadi yang tercepat, malah anjlok ke posisi delapan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEPANG -- Maverick Vinales menjadi pembalap tercepat dalam tes pramusim MotoGP 2019. Vinales mencatatkan waktu tercepat dengan 1:58:897 detik.

Pembalap Monster Yamaha itu untuk pertama kalinya menguji motor baru YZR-M1 yang diluncurkan di Indonesia beberapa waktu lalu. Sementara di posisi kedua ditempati pembalap Suzuki Alex Rins, dengan jarak 0,527 detik dari Vinales.

Di posisi ketiga dan keempat ditempati dua penggawa Ducati yaitu Jack Miller dan Andrea Dovizioso yang menggunakan Desmosedici. Di bawah keduanya ada Crutchlow di posisi kelima yang menunggangi RC213V.

Valentino Rossi yang menggunakan motor yang sama dengan Vinales hanya mampu berada di peringkat keenam. Di sisi lain, Marc Marquez yang hari pertama menjadi yang tercepat, malah anjlok ke posisi delapan.

Marquez hanya menyelesaikan 37 lap di hari kedua ini, karena terganggu dengan cedera punggungnya. Sehingga ia bersama Honda memilih untuk tidak mengambil risiko agar cederanya tidak semakin parah.

Marquez mengaku dalam pengujian motor RC213V terbarunya merasa kesulitan mengendalikannya karena ia tidak bisa memaksakan kekuatannya saat berada di trek. ''Itu terasa aneh, dan itu bukan insting dan gaya balapan saya. Jadi karena alasan itu, kami mengubah rencana dan mencoba beberapa hal besar di area lain karena mereka lebih penting,' ujar Marquez dikutip dari Crash, Kamis (7/2).

Hingga dua hari tes di Sepang, Marquez mengatakan RC213V masih mencari keseimbangan antara power dan kontrol, yang disebabkan oleh spesifikasi mesin baru. Menurutnya, setelah hasil tes ini, timnya harus berusaha mencari cara agar motornya bisa mencapai power tertinggi dan memiliki kecepatan maksimalnya. Karena semakin memiliki power yang besar, maka akan semakin sulit dikendalikan di tikungan.

''Jadi kami berusaha mengeceknya jika kami dapat mengatur torsi dan juga di tikungan, karena itu bagus,'' jelas Marquez yang merupakan juara dunia MotoGP musim lalu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA