Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kilau Mbappe yang Semakin Terang Melebihi Neymar

Senin 25 Feb 2019 06:45 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Kylian Mbappe

Kylian Mbappe

Foto: AP Photo/Darko Vojinovic
Meski tanpa Neymar, PSG belum kehilangan pesona.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Dalam sedekade terakhir, jagat sepak bola dunia tersihir oleh persaingan Cristiano Ronaldo (Portugal) dengan Lionel Messi (Argentina). Rekor demi rekor ditorehkan bintang milik Juventus serta Barcelona itu.

Kini, baik Ronaldo maupun Messi memasuki usia kepala tiga. Usia yang tak muda lagi bagi jugador lapangan hijau. Namun, satu nama telah siap menggantikan dominasi para seniornya. Dia adalah Kylian Mbappe. Baru berumur 20 tahun, bintang asal Prancis ini terus menorehkan catatan impresif. Itu dilakukan di level klub dan tim nasional.

Mbappe baru saja mencetak dua gol ke gawang Nimes pada ajang Ligue 1 Prancis. Hasil akhir, timnya, Paris Saint-Germain (PSG), unggul tiga gol tanpa balas di Stade de France, akhir pekan kemarin.Usai pertandingan tersebut, penyerang timnas Prancis itu membuat rekor mentereng. Ia menjadi pemain termuda yang mampu menorehkan 51 gol di Ligue 1. Saat ini usia sang bintang baru mencapai 20 tahun dua bulan.

Ia memecahkan rekor Yannick Stopyra yang bertahan sejak 1982. Kala itu, Stopyra membela Sochaux. Mbappe menegaskan, prestasi yang dicapainya bukan kebetulan, melainkan buah dari kerja keras.
Mbappe pun mengaku hanya ingin menikmati permainan. Jika itu berujung statistik apik, ia bersyukur dan kian termotivasi. "Mencetak banyak gol dan memecahkan rekor demi rekor membuat saya semakin bersemangat," kata Mbappe, dikutip dari ESPN.

Jebolan akademi AS Monaco itu bersaing ketat dengan Messi dalam perebutan sepatu emas Eropa. Sejauh musim ini berjalan, La Pulga memimpin dengan 25 gol di ajang La Liga Spanyol. Mbappe tertinggal tiga angka di belakang La Pulga.
Bagi PSG sendiri, Mbappe adalah juara. Ia telah mencetak 27 gol dari 31 laga musim ini di berbagai ajang. Mbappe bahkan meninggalkan Neymar yang baru menggelontorkan 20 gol ke gawang lawan.

Kapten timnas Brasil itu sedang menjalani pemulihan cedera metatarsal sehingga bisa dimaklumi jika keran golnya tersendat. Namun, di titik ini, Mbappe mampu membawa Les Parisiens tetap berkibar.
Tanpa Neymar, Paris Saint-Germain belum kehilangan pesona. Juara bertahan Ligue 1 tersebut baru saja meraih enam kemenangan beruntun. Kesuksesan klub, segendang sepenarian dengan aksi ciamik Mbappe.

"Dia adalah fenomena. Dia memiliki kualitas luar biasa," demikian pujian pelatih PSG Thomas Tuchel untuk Mbappe, dikutip dari NBC Sports.
Tak berlebihan apa yang dikatakan Tuchel. Di usia belia, pemain kelahiran Paris itu telah memiliki segudang prestasi. Bahkan, seorang legenda hidup lapangan hijau seperti Pele sangat mengagumi Mbappe.

Sejak di AS Monaco, ia telah akrab dengan rekor. Mbappe menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah Monaco. Ia mematahkan rekor Thierry Henry. Pada usia 17 tahun dua bulan ia merobek jala Troyes.
Masih di klub yang sama, Mbappe mengukir catatan manis di Liga Champions. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol di semifinal kompetisi terelite Benua Biru. Pada 9 Mei 2017, ia membobol gawang Juventus, kala itu ia masih berusia 18 tahun, 4 bulan, 20 hari.

Saat merapat ke PSG, Mbappe melanjutkan rekor-rekornya. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Liga Champions dalam sejarah Les Perisiens. Pada 12 September 2017, ia membantu timnya mengalahkan Celtic, 5-0. Kala itu, ia masih berusia 18 tahun, 8 bulan, 23 hari.
Pada 5 Desember 2017, ia menjadi pemain termuda yang menembus 10 gol di ajang Liga Champions. Kala itu, ia merobek gawang Bayern Muenchen. Kini jumlah golnya di UCL telah menembus angka 14. Mbappe menyamai catatan legenda Brasil Luis Nazario Ronaldo.

Di level timnas, Mbappe lagi-lagi menampilkan sihirnya. Ia menjadi debutan termuda Les Bleus dalam 50 tahun terakhir. Rekor ini tercipta ketika ia dimainkan melawan Luksemburg pada 25 Maret 2017. Usai duel yang berakhir dengan kemenangan Perancis, 3-1, itu, usia Mbappe baru mencapai 18 tahun, 3 bulan, 5 hari.
Mbappe berhasil membawa negaranya menjadi juara dunia 2018 di Rusia. Ia menjadi pemain termuda sepanjang sejarah yang masuk 10 besar Ballon d'Or. Kala itu, edisi Ballon d'Or 2017. Usianya baru mencapai 18 tahun, 11 bulan, 18 hari.

Berbagai rekor baru menanti Mbappe. Setidaknya mulai ada pengganti Messi dan Ronaldo. Di sisi lain, aksi ciamik sang pria Paris berpotensi menenggelamkan Neymar, si pemilik status pemain termahal dunia.


Nama lengkap: Kylian Mbappé Lottin
Tanggal lahir : 20 Desember 1998

Tinggi : 1,78 meter
Posisi: Penyerang

Klub:
AS Monaco 2015-2018 : 60 Laga, 27 Gol

PSG 2017- : 75 Laga 48 Gol
Timnas:

2017- : 28 Laga 10 Gol

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA