Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Penggawa Timnas U-22 Diminta Waspadai Switch Play Thailand

Senin 25 Feb 2019 14:34 WIB

Red: Endro Yuwanto

Persiapan Timnas U-22: Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) memberi arahan kepada pemain dalam latihan menjelang pertandingan babak Final Sepak Bola AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019).

Persiapan Timnas U-22: Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) memberi arahan kepada pemain dalam latihan menjelang pertandingan babak Final Sepak Bola AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019).

Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Tim yang sedang bertahan harus bisa melakukan kawalan ke setiap sisi lapangan.

REPUBLIKA.CO.ID, PHONM PENH -- Para penggawa tim nasional (timnas) Indonesia U-22 diminta untuk mewaspadai pola serangan switch play yang kerap diperlihatkan Thailand. Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final Piala AFF U-22, Selasa (26/2) malam.

"Pelatih bilang kalau Thailand mainnya switch play. Saya melihat sendiri, kalau Thailand bermain seperti itu. Jadi itu yang harus diantisipasi," kata gelandang M Rafi Syarahil selepas melakoni sesi latihan di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2).

Switch play secara sederhana dapat diartikan sebagai pola serangan yang kerap memindahkan bola dari satu sisi ke sisi lainnya dalam waktu cepat untuk membongkar dan membuka celah pertahanan lawan. Umpan lambung menyilang kerap menjadi tumpuan dalam memindahkan posisi bola ke sisi lapangan yang berlawanan dalam situasi menyerang.

Biasanya untuk mengantisipasi pola demikian, tim yang sedang bertahan harus bisa melakukan kawalan ke setiap sisi lapangan demi menutup jalur umpan silang lambung dan memaksa pemain lawan melakukan umpan-umpan pendek.

Sementara itu, Rafi mengaku mulai derasnya dukungan kepada timnas U-22 ketika ia dan rekan-rekannya berhasil mencapai partai final disikapinya bukan menjadi beban. "Malah jadi motivasi, suporter kan mendukung kami," kata pemain kelahiran 15 November 2000 itu. "Jadi semakin suporter mendukung membuat kami semakin semangat untuk meraih juara."

Pemain Barito Putera ini juga memastikan ia berada dalam kondisi 100 persen. Kendati di laga semifinal menghadapi Vietnam ia sempat mengalami masalah dengan lehernya ketika terjadi perebutan bola dengan lawan.

Rafi mengaku siap jika dipercaya oleh pelatih Indra Sjafri untuk turun di partai pamungkas Piala AFF U-22 melawan Thailand di Stadion Nasional, Selasa (26/2) malam.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA