Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Gol Mahrez Antarkan City Kembali ke Puncak Klasemen

Ahad 03 Mar 2019 00:02 WIB

Red: Israr Itah

Riyad Mahrez

Riyad Mahrez

Foto: EPA-EFE/NIGEL RODDIS
City memetik kemenangan tipis 1-0 atas Bournemouth di Stadion Vitality, Bournemouth.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester City kembali ke puncak klasemen Liga Primer Inggris setelah mendapatkan tambahan tiga angka. City memetik kemenangan tipis 1-0 atas Bournemouth di Stadion Vitality, Bournemouth, Sabtu (2/3), untuk menurunkan Liverpool ke posisi kedua.

Baca Juga

Gol Riyad Mahrez pada menit ke-55 membuat City mengumpulkan  nilai 71 dari 29 laga. City unggul dua poin dari Liverpool yang baru akan bertanding melawan Everton pada Ahad (3/3). 

Jalannya  laga

Tim tuan rumah sangat khawatir akan ketajaman lini depan City dengan menempatkan banyak pemain di dalam dan depan kotak penalti. Alhasil, the Citizens dibuat kesulitan dan harus bersabar selama 45 meenit.

Pelatih City Pep Guardiola terpaksa mengganti Kevin De Bruyne yang cedera dengan Riyad Mahrez pada waktu istirahat. Keluarnya De Bruyne diikuti oleh bek John Stones, yang digantikan di awal babak kedua karena masalah paha.

City terus berupaya membongkar pertahanan lawannya dari semua sisi. Kesabaran mereka akhirnya terbayar ketika David Silva memberikan umpan kepada Mahrez, yang mencetak gol dengan kaki kanannya untuk memecah kebuntuan 10 menit memasuki babak kedua.

Bournemouth tidak dapat meningkatkan permainan mereka setelah gol ini. Tuan rumah beruntung punya kiper Artur Boruc yang membuat sejumlah penyelamatan bagus untuk mencegah gawangnya kebobolan lebih banyak.

Ia menggagalkan upaya Raheem Sterling dan mengamankan gawangnya dari bahaya setelah tendangan jarak jauh Aguero membentur bagian bawah mistar gawang.

"Kami membuat salah satu penampilan terbaik yang kami mainkan. Mereka sangat terorganisasu, tetapi mereka tidak memiliki satu peluang. Kami menciptakan beberapa peluang. Orang-orang harus memahami betapa sulitnya untuk menyerang 11 pemain (bertahan)," kata Guardiola .

Bos Bournemouth Eddie Howe kecewa melihat upaya bertahan timnya dirusak oleh gol yang disebutnya jelek.

"Anda ingin menjadi kompetitif dan itulah cara kami untuk membuat permainan ketat, menunjukkan ketangguhan dan mental bertahan. Satu-satunya frustrasi adalah gol mereka jelek, tidak seperti mereka biasanya," katanya.

Bournemouth, yang telah kalah empat kali dari lima pertandingan terakhir mereka, tetap di urutan ke 12 dengan 34 poin.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA