Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Hadapi Napoli, Salzburg Melawan Rekor Buruk

Kamis 14 Mar 2019 11:37 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti

Foto: EPA-EFE/Etienne Laurent
Salzburg hanya menang empat kali dari 15 pertemuannya dengan klub Italia

REPUBLIKA.CO.ID, AUSTRIA -- Juara Liga Austria, Salzburg FC, mempunyai rekor buruk ketika menghadapi tim dari Italia. Salzburg hanya menang empat kali dari 15 pertemuannya dengan klub Italia di pentas Eropa.

Rekor buruk ini menjadi ganjalan bagi Salzburg ketika menjamu Napoli pada leg kedua 16 Besar Liga Europa, Jumat (15/3) dini hari WIB. Napoli bukan tim sembarangan. Kiprahnya di Liga Europa karena terlempar dari Liga Champions.

Azzuri, julukan Napoli, menempati tempat ketiga terbaik di babak penyisihan grup Liga Champions musim ini. Karena itu, level permainan Napoli menjadi ancaman tuan rumah untuk lolos ke fase berikutnya.

Pada leg pertama di kandang Napoli, Salzburg takluk dengan skor 0-3. Kekalahan ini jelas membuat langkah Salzburg lolos dari 16 besar cukup berat. Meskipun keajaiban bisa terjadi dalam sepak bola.

Pelatih Napoli Carlo Ancelotti kepada wartawan sebelum laga leg kedua mengatakan, telah meminta anak asuhnya melupakan laga 1-1 melawan Sassuolo di Seri A Italia. Ketidakpuasan di laga tersebut agar dilampiaskan saat melawan Salzburg.

Mantan pelatih AC Milan ini tidak menganggap remeh tuan rumah. Pasalnya, dalam catatannya di leg pertama, banyak peluang gawangnya dibobol oleh Salzburg.

Situasi ini bagi Ancelotti sangat berbahaya jika tidak diperbaiki sehingga timnya harus berhati-hati. Tentu saja, lanjut dia, kemenangan 3-0 adalah modal yang baik tetapi Napoli tak bisa memikirkannya dan hanya fokus tampil dengan kemampuan terbaik. "Kami tidak ada di sini untuk melakukan perhitungan matematika pada kemungkinan comeback. Kami di sini untuk melakukan yang terbaik dan mencapai babak selanjutnya,” kata Ancelotti dilansir Forzaitalianfotball, Kamis (14/3).

Ancelotti juga mengomentari penyerangnya Lorenzo Insigne atas kecaman publik terhadap penampilan Insigne ketika melawan Sassuolo. Kecaman tersebut dinilai sebagai fitnah yang tak adil.

Menurut Ancelotti, Insigne adalah pemain lokal dengan tanggung jawab besar memenangkan setiap pertandingan yang dilakoni Napoli. Ketika harapan tersebut tidak bisa diwujudkan, kata sia, adalah hal yang wajar. "Saya pikir kata-kata dari Insigne adalah reaksi yang bisa dimengerti. Dia telah mengambil banyak tanggung jawab di klub ini,” jelasnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA