Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Baresi Akui Sulit Prediksi Pemenang Derby Della Madonnina

Jumat 15 Mar 2019 04:04 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Franco Baresi

Franco Baresi

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Baresi tetap memandang Inter Milan sebagai lawan yang sulit dikalahkan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Grande Partita antara kedua kesebelasan elite Italia AC Milan versus Inter Milan bakal tersaji pada giornata ke-28 akhir pekan nanti. Menjelang laga bergengsi tersebut legenda Milan Franco Baresi mengaku hasil laga Derby della Madonnina sulit untuk diketahui.

Bukan hanya ajang gengsi dua tim sekota, laga yang bakal berlangsung di Stadion San Siro, Senin (18/3) nanti juga menjadi pertarungan kedua tim untuk memperebutkan posisi tiga klasemen Serie A Italia atau mengamankan jarak untuk tetap berada di zona Liga Champions.

Milan saat ini lebih unggul dari adik sekota. Tim berjuluk i Rossoneri duduk di posisi tiga klasemen sementara dengan perolehan 51 angka, hanya unggul satu angka dari Inter di pos keempat.

Selain tampil di hadapan pendukung sendiri, anak asuh Gennaro Gattuso juga belum tersentuh kekalahan sejak awal tahun 2019. Situasi yang berbeda di kubu sebelah, sebab i Nerazzurri kian kesulitan melakoni beberapa laga terakhir. Terlebih sejak perpecahan dengan sang kapten Mauro Icardi.

Meski begitu, Baresi tetap memandang sang rival sebagai lawan yang sulit dikalahkan. Apalagi pada episode pertama di markas Inter, i Diavollo terkapar 0-1 melalui gol telat Mauro Icardi pada menit ke-90.

"Derbi tidak dapat diprediksi dan sejarah dibuat di masing-masing tim. Apakah Anda tahu berapa kali saya memulai sebagai favorit, hanya untuk kemudian menguap?" kata Baresi dikutip Football Italia, Kamis (14/3).

Komentar legenda hidup Milan cukup realistis. Sebab, dalam 10 pertemuan terakhir kedua klub, Inter sedikit lebih unggul dengan mengantongi tiga kemenangan dan dua kekalahan. Lima laga lainnya berakhir imbang. Terakhir kali Milan mengalahkan Inter di San Siro terjadi pada 31 Januari 2016.

Di sisi lain, striker Milan Krzysztof Piatek sedang dalam performa terbaik. Bomber yang didatangkan dari Genoa Januari kemarin setidaknya telah mencetak delapan gol sekaligus memecahkan rekor baru milik legenda Milan Gunnar Nordahl pada musim 1949. Tentu Milan akan sangat berharap Piatek kembali memberikan magisnya pada Derby della Madonnina edisi ke-223.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA