Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Panpel Grup C Perketat Keamanan di Laga Pamungkas

Sabtu 16 Mar 2019 14:55 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Logo Piala Presiden

Logo Piala Presiden

Foto: persib
Panpel menyediakan sebanyak 8.000 lembar tiket terusan.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia penyelenggara atau panpel pertandingan Grup C Piala Presiden 2019 memperketat keamanan pada laga pamungkas di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/3). Partai itu akan menjadi laga hidup-mati yang menentukan nasib tiga klub yang masih berpeluang lolos ke perempat final.

Koordinator Local Organizing Committe (LOC) Grup C Anton Nikijuluw mengungkapkan, sebanyak 450 personel keamanan akan ditempatkan di titik-titik strategis, seperti pintu-pintu masuk, area sentelban, dan di tribun penonton dalam setiap pertandingan.

Selain itu, keamanan juga akan diperketat di area VVIP karena akan ada beberapa tamu undangan yang akan hadir di laga Kalteng Putra kontra Persipura Jayapura dan PSIS Semarang kontra PSM Makassar.

"Kami ingin penyelenggaraan pertandingan terakhir berjalan tertib dan lancar. Sebab ini pertama kali Magelang menjadi tuan rumah. Kami ingin memberikan hasil kerja panpel positif dalam penyelenggaraan Piala Presiden yang pertama ini," kata Anton dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (16/3).

Menurut Anton, panpel sudah berkoordinasi dengan petugas keamanan yang akan dikerahkan untuk melakukan rencana-rencana antisipasi. Selain itu, dilakukan sosialiasi kepada pengurus kelompok suporter seperti Panser Biru dan Snex.

"Terkait kelengkapan perizinan sudah kami kantongi. Tinggal nanti pelaksanaan di lapangan. Terkait tamu VVIP kami juga terus komunikasikan agar para tamu bisa nyaman menyaksikan pertandingan ," lanjut Anton.

Di matchday ketiga Grup C, panpel menyediakan sebanyak 8.000 lembar tiket terusan. Harga tiket juga tidak ada perubahan: tribun selatan Rp 40 ribu, tribun barat Rp 75 ribu, dan tribun timur Rp 50 ribu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA