Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Pemprov NTB akan Bangun Rumah Sakit untuk MotoGP

Selasa 19 Mar 2019 22:57 WIB

Red: Israr Itah

Ruas jalan gerbang barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (24/2/2019). Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep “Street Circuit”

Ruas jalan gerbang barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (24/2/2019). Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep “Street Circuit”

Foto: AHMAD_SUBAIDI
Pada 2021, seluruh fasilitas kesehatnya sudah tersedia dan langsung beroperasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan membangun rumah sakit khusus di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Ini untuk menyambut perhelatan Moto GP 2021.

Baca Juga

"Kami akan bangun rumah sakit tipe B khusus untuk trauma center. Segala sesuatunya menyangkut trauma," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Nurhandini Eka Dewi di Mataram, Selasa (19/3).

Ia menjelaskan, seluruh biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit itu dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan RI tahun 2020. Karena itu, sebelum 16 April 2019, seluruh kajian sudah harus masuk di Kemenkes.

Untuk perencanaan DED lanjutnya diserahkan ke Pemerintah Provinsi NTB. Sehingga pada 2020, bangunan rumah sakit itu diperkirakan sudah jadi. Kemudian pada 2021, seluruh fasilitas kesehatnya sudah tersedia dan langsung beroperasi.

"Kalau dana, kami tidak dibatasi berapa yang kami butuhkan. Namun kami saat ini sedang menghitung, termasuk untuk pembebasan lahan," jelasnya.

Untuk lahan yang dibutuhkan pembangunan rumah sakit itu sekitar 3-5 hektare. Sebab, kalau rumah sakit ini berkembang, maka lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan. Sebab, rumah sakit itu juga tidak hanya untuk perhelatan Moto GP. Namun akan dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan perkembangan kawasan Mandalika itu.

"Kalau Mandalika sudah jalan dan berkembang, rumah sakit jenis apa, tinggal kita kembangkan. Sehingga kemanfaatan rumah sakit itu, tidak hanya saat MotoGP, namun juga berkelanjutan bagi masyarakat di masa yang akan datang," kata Nurhandini Eka Dewi.

Menyusul ditetapkannya NTB menjadi tuan rumah pagelaran MotoGP 2021, pemerintah Provinsi NTB telah menyiapkan langkah-langkah konkret. Salah satunya membentuk Tim Khusus Moto GP, yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB. Termasuk, pembenahan infrastruktur jalan dan sirkuit race bagi bagi para pembalap.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA