Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Asnawi Apresiasi Dukungan Ezra Walian untuk Timnas U-23

Ahad 24 Mar 2019 00:42 WIB

Red: Israr Itah

Pemain Timnas U-23 Indonesia Ezra Walian memainkan bola saat latihan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (15/3/2018).

Pemain Timnas U-23 Indonesia Ezra Walian memainkan bola saat latihan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (15/3/2018).

Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Yang dilakukan oleh Ezra memberikan semangat untuk skuat asuhan pelatih Indra Sjafri.

REPUBLIKA.CO.ID, HANOI -- Bek kanan tim nasional Indonesia U-23 Asnawi Mangkualam Bahar mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh rekannya Ezra Walian. Walaupun dinyatakan tak bisa membela timnas U-23 akibat peraturan FIFA, Ezra berada di tribun penonton Stadion My Dinh menyaksikan rekan-rekannya beraksi melawan Thailand pada laga pembuka Grup K kualifikasi Piala AFC U-23 2020, Jumat (22/3).

Baca Juga

"Kami berterima kasih kepada Ezra yang selalu mendukung kami di sini meski dia tidak bermain," ujar Asnawi, Jumat.

Menurut pemain asal Makassar itu, yang dilakukan oleh Ezra memberikan semangat untuk skuat asuhan pelatih Indra Sjafri.

Ezra Walian, pemain naturalisasi dari Belanda, tidak diperkenankan tampil untuk tim nasional Indonesia sejak Kamis (21/3) atau sebelum laga perdana kualifikasi Piala AFC U-23 2020 di Vietnam oleh FIFA. FIFA menganggap Ezra tak memenuhi syarat aturan perpindahan status membela suatu negara. Ezra yang dinaturalisasi pada 2017 pernah bermain di timnas Belanda U-17 pada kualifikasi Piala Eropa U-17 tahun 2013. 

Ezra memutuskan untuk tetap tinggal di Vietnam demi memberikan dukungan kepada rekan-rekannya sampai kualifikasi Piala AFC U-23 usai pada Selasa (26/3). Dia tampak bersama sang ayah Glenn Arthur di bangku penonton saat timnas U-23 berlaga kontra Thailand. 

Pemain berusia 21 tahun tersebut sempat mengunggah momen itu di akun media sosial Instagram pribadinya. Ia mengaku sedih dengan keputusan FIFA dan menuliskan kalimat, "Saya sebenarnya sangat sedih. Tapi, saya memutuskan untuk tetap setia dan tinggal bersama tim di Vietnam hingga kualifikasi selesai. Saya akan menjadi pemain ke-12 di tribun, dan berteriak menyemangati kalian. Semangat Timnas! Kalahkan mereka semua, Aku yakin kita bisa dan lolos. Garuda di dadaku!."

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA