Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Timnas Garuda tak Ingin Terpeleset di Myanmar

Ahad 24 Mar 2019 21:27 WIB

Red: Ratna Puspita

Penunjukan Asisten Pelatih Timnas. Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy menggelar konferensi pers di kantor PSSI, FX Senayan, Senin (25/2/2019). Penunjukan Asisten Pelatih Timnas

Penunjukan Asisten Pelatih Timnas. Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy menggelar konferensi pers di kantor PSSI, FX Senayan, Senin (25/2/2019). Penunjukan Asisten Pelatih Timnas

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Simon meminta seluruh pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya di Myanmar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas senior Indonesia siap menghadapi tuan rumah Myanmar pada pertandingan persahabatan internasional di Stadion Mandalarthiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3). Timnas Garuda tak ingin terpeleset di kandang lawan.

Baca Juga

"Saya menantikan laga esok, saya pikir akan menjadi suatu ujian yang bagus untuk kami melihat hasil dari latihan kami sejauh ini." kata pelatih timnas Simon McMenemy seperti yang dilansir pssi.org yang dipantau dari Jakarta, Ahad (24/3).

Laga melawan Myanmar menjadi laga pertama bagi pelatih asal Skotlandia itu. Untuk itu, mantan pelatih Bhayangkara FC ini bertekad meraih hasil yang terbaik sesuai dengan harapan pecinta sepak bola Indonesia.

Persiapan pun sudah dilakukan secara maksimal dengan menjalani pemusatan latihan (TC) di Australia dan Bali sejak awal Maret. Simon menegaskan calon lawan Andik Vermansah dan kawan-kawan bukan lawan yang enteng.

Apalagi, Myanmar bertanding di kandang sendiri. Untuk itu, Simon meminta seluruh pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Hasil laga nanti sangat penting, tetapi lebih penting tentang proses membangun tim saat ini, dan proses menuju kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia pada akhir tahun ini. Maka, lebih baik kami menghadapi laga ini dengan bijak. Karena yang terpenting adalah bagaimana kami bermain dan apakah kami melakukan hal yang benar untuk kualifikasi akhir tahun ini," kata Simon.

Sementara itu, kiper timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa, mengaku pertandingan melawan Myanmar sangat penting untuk Indonesia. Apalagi, mereka saat ini dengan pelatih baru, dan ingin memberikan yang terbaik untuk negara, dan juga pelatih.

"Kami datang ke sini dengan perjalanan yang cukup jauh, dan datang ke sini kami ingin bermain semaksimal mungkin, mendapatkan hasil kemenangan. Kami sudah melakukan persiapan dengan baik," kata Andritany.

"Saya sudah kedua kalinya main di Myanmar, dan keduanya main di Yangon. Ini pertama kalinya saya datang ke Mandalay, bedanya adalah Yangon mungkin karena ibu kota, kota besar, dan saya belum pernah bermain di sini, semoga di sini tidak berbeda dengan di Yangon," tambah kiper asal klub Persija Jakarta ini.

Timnas Indonesia di Myanmar berkekuatan 22 pemain termasuk pemain yang baru bergabung latihan di Myanmar, Yanto Basna. Setelah menjalani uji coba melawan Myanmar, skuat Garuda akan kembali ke klub masing-masing. Direncanakan pada Juni mendatang akan kembali menjalani uji coba internasional. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA