Saturday, 16 Zulhijjah 1440 / 17 August 2019

Saturday, 16 Zulhijjah 1440 / 17 August 2019

Menanti Amukan Portugal

Senin 25 Mar 2019 09:35 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Gelandang Portugal Joao Cancelo (kiri) berebut bola dengan pemain Ukraina Vitaliy Mykolenko dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2020.

Gelandang Portugal Joao Cancelo (kiri) berebut bola dengan pemain Ukraina Vitaliy Mykolenko dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2020.

Foto: AP Photo/Armando Franca
Bersama CR7, Selecao Das Quinas sedang haus kemenangan.

REPUBLIKA.CO.ID,  LISBON -- Rasa penasaran melanda tim nasional (timnas) Portugal. Selecao Das Quinas memulai kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup B dengan hasil kurang mentereng.

Beberapa hari lalu, sang juara bertahan bermain imbang tanpa gol dengan Ukraina. Laga tersebut berlangsung di Stadion da Luz, Lisbon. Tampil di rumah sendiri, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Secara statistik, Portugal melepaskan delapan tembakan tepat sasaran. Semuanya nihil alias tak berbuah gol. Hal tersebut disesali pelatih Fernando Santos.

"Ini hasil yang tidak adil karena kami pantas mendapatkan kemenangan," kata juru taktik berusia 64 tahun itu, dikutip dari laman resmi UEFA.

Gelandang Portugal, Bernardo Silva, menilai timnya tidak memulai pertandingan dengan baik. Pada babak pertama, mereka gagal melakukan pressing seperti yang diharapkan. Barulah selepas turun minum, awak Selecao das Quinas lebih trengginas.

Kini tak ada waktu bagi Portugal untuk terlalu menyesali keadaan. Laga berikutnya menanti Silva dan rekan-rekan. Juara bertahan akan menjamu Serbia dalam lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020, Selasa (26/3) dini hari WIB.

Duel tersebut berlangsung di Stadion da Luz, Lisbon, masih di arena yang sama seperti pada pertandingan pertama. Silva menegaskan, timnya harus segera mendapatkan kemenangan awal di Grup B.

"Bukan laga yang bagus bagi kami (saat melawan Ukraina). Kami berharap pada pertandingan berikutnya, kami bisa tampil lebih baik," ujar bintang Manchester City tersebut, dikutip dari laman UEFA.

Selain memercayai Silva, Santos masih mengandalkan sejumlah nama lama. Tentu saja tidak lain tidak bukan dia adalah CR7. Saat bertarung kontra Ukraina, penyerang Juventus itu melepaskan tujuh tembakan. Rasa penasaran tentu saja dialami eks pemain Real Madrid itu.

Namun, Serbia bukan lawan sembarangan. Pertandingan nanti menjadi laga perdana tim polesan Mladen Krstajic di pentas kualifikasi Piala Eropa 2020. Beberapa hari lalu, the Eagles hanya tampil dalam partai uji coba.

Dalam sebuah duel bertensi tinggi, Luka Jovic dan rekan-rekan menahan imbang Jerman 1-1 di Wolfsburg. Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Serbia sebelum bertemu Portugal. Saat meladeni Der Panzer, pasukan Krstajic tidak diperkuat sejumlah bintang seperti Aleksandar Kolarov, Dusan Tadic, Aleksandar Mitrovic, dan Nemanja Matic.

Tanpa kehadiran para senior, Serbia mampu menyulitkan salah satu raksasa dunia. Pantas saja sang juru taktik angkat jempol melihat performa anak asuhnya. Dengan kepala tegak, the Eagles menatap //big match// selanjutnya.

"Para pemain muda kami menunjukkan kualitas dan karakter," ujar Krstajic.

Peperangan di Stadion da Luz tersebut sudah begitu menarik dinantikan. Sama-sama peserta Piala Dunia 2018, level kedua tim tak jauh berbeda. Namun, Portugal memiliki kelebihan pada beberapa pemain yang bisa membuat perbedaan ditambah dukungan penggemar. ed: gilang akbar prambadi

Empat pertemuan terakhi kedua tim:

11/10/2015: Serbia 1-2 Portugal

29/03/2015: Portugal 2-1 Serbia

12/09/2007: Portugal 1-1 Serbia

28/03/2007: Serbia 1-1 Portugal

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA