Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Ranieri tak Menyesal Menjadi Pelatih AS Roma

Senin 01 Apr 2019 12:43 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Claudio Ranieri

Claudio Ranieri

Foto: EPA-EFE/Nigel Roddis
Ranieri datang ke klub yang sedang terseok-seok yang tak bugar secara fisik.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Claudio Ranieri belum bisa mengangkat performa AS Roma. Teranyar, Roma kalah dalam Grande Partita kontra Napoli pada pekan ke-29 Serie A Italia. Itu kekalahan kedua pasukan ibu kota Italia dalam tiga partai terakhir di era Ranieri.

Menjamu Partenopei di Stadion Olimpico, Ahad (31/3) malam WIB, I Lupi takluk 1-4. Allenatore 67 tahun itu menilai kebugaran timnya bermasalah.

Fakta menunjukkan Ranieri datang ke klub yang sedang terseok-seok. Kendati dalam tren negatif, eks juru taktik Fulham dan Leicester City itu tak pernah menyesali keputusannya.

"Saya tak pernah menyesal menerima telepon dari Roma," kata Ranieri kepada Sky dikutip dari Football Italia, Senin (1/4).

Selanjutnya, Ranieri membahas kekalahan telak timnya dari Napoli. Pada intinya, menurut dia, para penggawa La Magica mengalami masalah dari segi fisik.

Nicolo Zaniolo dan rekan-rekan belum menjalani latihan kebugaran agar kondisi fisik kembali optimal. Para penggawa Roma hanya mengikuti rutinitas bermain dan memulihkan diri. "Saya mencoba membuat mereka berlatih, tetapi itu tidak mudah," ujar Ranieri.

Hasil ini membuat Roma turun ke peringkat ketujuh klasemen sementara Serie A Italia. Meski demikian, peluang meraih tiket Liga Champions musim depan masih terbuka lebar.

Dengan mengantongi 47 poin, I Giallorossi hanya tertinggal empat poin dari AC Milan di tangga keempat. Serie A menyisakan sembilan pertandingan lagi.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA