Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Alonso: Mick Schumacher Pembalap Masa Depan yang Hebat

Kamis 04 Apr 2019 03:30 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Fernando Alonson

Fernando Alonson

Foto: REUTERS/Sergio Perez
Nama Alonso dan Schumacher dipertemukan kembali di F1 pada tes Bahrain.

REPUBLIKA.CO.ID, MANAMA -- Fernando Alonso telah meramalkan masa depan yang positif bagi Mick Schumacher. Ia tersenyum melihat namanya bersama dengan orang Jerman yang membawa kembali kenangan tentang berjuang melawan ayah Mick untuk gelar juara dunia F1 lebih dari satu dekade yang lalu.

Nama Alonso dan Schumacher dipertemukan kembali di F1 pada tes Bahrain dengan Mick melakukan debut tes Ferrari-nya. Sementara pembalap Spanyol itu menyelesaikan pengujian ban McLaren Pirelli.

Alonso, yang mengalahkan Michael Schumacher, dalam dua pertarungan gelar dunia F1 yang sangat kompetitif pada 2005 dan 2006, sangat senang melihat nama ikon itu kembali ke olahraga. Ia merasa bahwa pembalap asal Jerman berusia 20 tahun itu akan menjadi bintang masa depan setelah mengawasi bintangnya.

"Jelas saya tidak bertemu dengannya di jalur, tetapi itu bagus untuk dilihat di layar pagi ini 'M Schumacher dan‘ Alonso', mereka bersama di awal,” kata Alonso, Rabu (3/4). "Jika itu Michael atau Mick, Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda melihat momen pertama.

Alonso memprediksi, Mick memiliki masa depan yang hebat karena melakukannya dengan sangat baik dalam kategori yang lebih kecil.

"Saya pikir tahun ini dia cukup penting dengan F2 karena ada beberapa pembalap top juga di F2 dengan banyak pengalaman, jadi itu tidak akan menjadi musim yang tak mudah,” jelas pembalap usia 37 tahun ini. "Semoga kita bisa melihatnya sukses di sana dan mudah-mudahan di F1 juga, itu mungkin akan baik untuk olahraga. Keluarga Schumacher akan selalu menjadi sesuatu yang istimewa di F1."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA