Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Clippers Cetak Rekor Saat Atasi Wariorrs di Play-Off NBA

Selasa 16 Apr 2019 20:32 WIB

Red: Israr Itah

Guard Golden State Warriors Stephen Curry mencetak angka saat melawan LA Clippers pada gim kedua play-off NBA di Oracle Arena di Oakland, Kalifornia, AS, Selasa (16/4).

Guard Golden State Warriors Stephen Curry mencetak angka saat melawan LA Clippers pada gim kedua play-off NBA di Oracle Arena di Oakland, Kalifornia, AS, Selasa (16/4).

Foto: EPA-EFE/John G. Mabanglo
Clippers tertinggal 31 poin pada awal babak kedua, namun mampu membalikkan keadaan.

REPUBLIKA.CO.ID, OAKLAND -- Los Angeles Clippers mencetak rekor pada laga kedua play-off NBA yang berlangsung di Oracle Arena, Oakland, Kalifornia, AS, Selasa (16/4) WIB. Clippers tertinggal 31 poin pada awal babak kedua, namun mampu membalikkan keadaan untuk menang 135-131 pada akhir laga. Hasil ini membuat skor menjadi 1-1 dalam format the best of seven.

Baca Juga

Ini merupakan rekor poin tertinggi setelah comeback Los Angeles Lakers yang tertinggal 29 angka dari Seattle Supersonics pada 1989.

Warriors memimpin 33-25 pada akhir kuarter pertama dan menjauh dengan 73-50 saat halftime. Bintang Warriors Stephen Curry membawa timnya unggul 94-63 pada pertengahan kuarter ketiga. Namun Clippers menipiskan ketertinggalan menjadi hanya 14 angka, 94-108 pada akhir perempat ketiga. 

Clippers menuntaskan comeback bersejarahnya dengan mencetak 41 angka dan hanya kebobolan 23 poin pada kuarter akhir untuk mengamankan kemenangan. Hasil ini semakin menyakitkan bagi Warriors yang kehilangan DeMarcus Cousins akibat cedera otot paha.

Torehan 29 poin Curry dan 21 angka Kevin Durant menjadi tak berguna. Lou Williams mencetak 36 poin untuk Clippers Montrezl Harrell berkontribusi menyumbang 26 poin. 

Sementara Stephen Curry, merasa bahwa hasil pertandingan itu berat baginya. Di lapangan, ia menilai seluruh pemain sudah saling berkomunikasi, terutama di kuarter ketiga. Namun mereka tak mampu menghentikan momentum kebangkitan lawan.

Tapi ia berusaha rileks. "Ini hanya satu pertandingan. Saya tahu situasinya sulit dengan keunggulan besar di kandang. Kami harus pergi ke LA, mengambil kemenangan kedua," kata dia, dikutip dari Beinsports.

Pertandingan ketiga akan berlangsung pada Jumat (19/4) di Staples Center, Los Angeles..

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA