Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Dovizioso Merasa Salah Strategi di GP Amerika Serikat

Rabu 17 Apr 2019 20:45 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso

Foto: EPA-EFE/Pasquale Bove
Dovizioso merasa telah salah bermanuver sehingga gagal naik podium.

REPUBLIKA.CO.ID, AUSTIN -- Pembalap MotoGP dari tim Ducati, Andrea Doviziosom, meraih tempat keempat di GP Amerika Serikat, akhir pekan lalu. Dovizioso merasa telah salah bermanuver sehingga gagal naik podium.

Baca Juga

Memulai balap dari grid ke-13 membuat ia harus bekerja ekstrakeras guna menyalip lawan-lawan di depannya. Pria asal Italia itu memanfaatkan momentum untuk menyalip ketika beberapa pembalap berkerumun pada satu titik.

“Saya start sangat bagus, dalam benak saya jelas, saya melakukan semua yang saya inginkan. Saya menempatkan diri pada posisi sempurna, saya menyalip dua pembalap di lap pertama,” kata dia seperti dikutip dari Motorsport, Rabu (17/4).

Sirkuit Austin yang terkenal angker di tikungan itu pun diamini oleh Dovi. Baginya, tikungan 10 adalah yang paling berat di antara yang lainnya. Di titik itu, ia selalu menurunkan kecepatan secara drastis agar tak terpeleset.

“Saya kehilangan kecepatan pada saat itu, karena setelah momen yang sangat buruk di mana saya kehilangan banyak waktu. Saya tenang dan saya mencoba (bertahan) dengan Morbidelli untuk memahami di mana saya harus lebih baik," ujarnya.

Ia menyadari bahwa ia masih terlalu lemah untuk mengantisipasi tikungan tajam. Namun demikian, Dovizioso selalu memfokuskan diri ketika berada di trek lurus untuk memacu kendaraan secepat mungkin. 

“Saya masih terlalu lambat di tikungan cepat, namun di beberapa tempat, saya sangat kencang. Pada saat itu, saya seperti pembalap tercepat dan ini bagian positif dari balapan," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA